Keluar LP, Rina Jadi Magnet Baru di Karanganyar

KARANGANYAR,suaramerdekasolo.com – Mantan Bupati Rina Iriani seakan magnet baru begitu keluar dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) Bulu Semarang yang mengurungnya selama hampir enam tahun. Bukannya terkucil karena baru bebas, malah bejibun yang datang kangen-kangenan dengannya.

‘’Tadinya paling setahun sekali berkunjung dan bertemu dengan Bunda Rina, sehingga wajar kalau kangen. Dan kini seolah terpuaskan bisa bertatap muka dengan beliau. Apalagi memang kita sudah berteman sejak kecil,’’ kata Ny Khomsyah Juliatmono yang mengajak seluruh pengurus PKK dan Dharma Wanita Kabupaten datang ke rumah, Jumat.

Tak ketinggalan pula istri camat se Karanganyar yang juga ikut serta. Suasana menjadi meriah. Mereka betul-betul bereuni mengenang saat-saat Rina berkunjung ke wilayah mereka dan bercerita kesana – kemari tiada henti.

Rina sendiri mengaku senang masih banyak orang mengingatnya dan menerima dia kembali ke masyarakat sehingga itu menambah gairahnya untuk tetap berbakti pada Karanganyar ini setelap kurungannya berakhir.

Dia mengaku belum sempat istirahat setelah pulang 20 Agustus lalu. Sudah dua minggu lebih dia kembali ke rumahnya, dan sejak saat itu orang berjibun datang untuk bertemu dengannya.

‘’Bahkan saat saya tinggal menengok cucu ke Yogyakarta saja saya dhubungi kalau ada tamu warga dari Trengguli, Jenawi, atau Beruk, Jatiyoso, desa pelosok yang sangat jauh dari Karanganyar. Kalau sudah ingat itu, saya trenyuh dan merasa berdosa jika tidak menemuinya.’’

Karena itu terpaksa dia cepat kembali pulang untuk menemui tamu warga desa yang jauh itu. Sebab tekadnya dia sampai tidak akan pulang sebelum bertemu muka dengan Rina. Karena itu terpaksa Rina menemui sendiri.

Praktis Rina agak bisa beristirahat Jumat pagi sampai Minggu. Waktu itu digunakannya untuk bersua dengan keluarga besarnya, dengan ibundanya di Gaum, atau dengan keluarga dekatnya. Selain waktu itu semua dia gunakan untuk menemui tamunya.(Joko DH)

Tinggalkan Pesan