Joko Sutopo-Setyo Sukarno Sambut Baik Kemunculan Paslon Lain

0
Joko-Sutopo-Setyo-Sukarno
MENYERAHKAN BERKAS : KPU Kabupaten Wonogiri menyerahkan berkas berita acara pendaftaran kepada tim pasangan Cabup-Cawabup, Joko Sutopo-Setyo Sukarno di kantor KPU tersebut, Jumat (4/9). (suaramerdekasolo.com/Khalid Yogi)

WONOGIRI,suaramerdekasolo.com – Pasangan bakal Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati (Cabup-Cawabup) Joko ‘Jekek’ Sutopo-Setyo Sukarno menyambut baik kemunculan pasangan calon lain dalam ajang Pilkada Wonogiri 2020. Menurut mereka kemunculan pasangan calon lain itu menunjukkan bahwa demokrasi terbangun dan berjalan dengan baik.

Selama ini, pasangan yang disebut JOSSS itu sering diperkirakan menjadi calon tunggal dalam Pilkada Wonogiri 2020. Namun ternyata ada deklarasi pasangan calon Hartanto-Joko Purnomo yang diusung PKS, PKB dan Partai Gerindra, Jumat (4/9).

Bakal Cawabup Setyo Sukarno mengatakan, pihaknya menyambut baik deklarasi itu karena menunjukkan bahwa proses demokrasi berjalan dengan baik. “Ada kompetisi dan pendewasaan demokrasi yang selama ini teredukasi oleh Bupati Mas Jekek,” katanya.

Bakal Cabup Joko Sutopo berpendapat deklarasi yang dilakukan pasangan calon lain mencerminkan alam demokrasi. Menurutnya, demokrasi merupakan salah satu proses untuk memperoleh kewenangan dan kekuasaan yang harus mendapatkan restu dari masyarakat.

“Dari 1.091.000 jiwa di Wonogiri, tidak mungkin mempunyai alam pikir yang sama. Maka perbedaan itu harus terfasilitasi dengan kaidah demokrasi oleh pihak-pihak yang secara konstitusional diatur. Yakni parpol yang mendapatkan kursi,” terangnya.

Pada prinsipnya, dia menghormati kontestasi demokrasi karena merupakan media untuk proses pembelajaran terhadap demokrasi. “Ini ruang edukasi yang sangat konstruktif dan konstitusional dalam menyalurkan hak politiknya,” katanya.

Demokrasi merupakan wahana untuk membicarakan visi dan misi dalam menentukan upaya perbaikan di sebuah wilayah. “Demokrasi itu tidak mempermasalahkan banyak-banyakan duit, mengusung isu Sara, mempermasalahkan identitas, mempermasalahkan yang besar atau yang gemuk. Tetapi pencermatan terhadap visi misi yang disiapkan pasangan calon,” ujarnya.

Sementara itu, pasangan calon JOSSS telah mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wonogiri, Jumat (4/9). Mereka diusung oleh PDI Perjuangan, Gokar dan PAN.

Ketua KPU Wonogiri Toto Sihsetyo Adi mengatakan, pihaknya telah menerima pendaftaran itu. KPU kemudian melakukan penelitian dokumen persyaratan calon tersebut. Dari penelitian itu, masih ada beberapa dokumen yang perlu dilengkapi. (Khalid Yogi)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan