Partai Demokrat Dicoret Sebagai Pengusung Paslon Yuni-Suroto

0
partai-demokrat-jateng
TETAP MENDUKUNG - Rinto Subekti, Ketua DPD Partai Demokrat Jateng didampingi Cabup Yuni Sukowati di hadapan Koalisi Gotong Royong dan pasangan cabup/cawabup di Taman Ndayu, Sragen, Sabtu menyatakan tetap mendukung pasangan Yuni - Suroto.(suaramerdekasolo.com/Anindito AN)

*DPP dan DPD Partai Demokrat Turunkan Tim Investigasi

SRAGEN,suaramerdekasolo.com – Kekisruhan pendaftaran calon bupati/wakil bupati Sragen di Kantor KPU, Jumat malam menjadi perhatian Ketua DPD Partai Demokrat Jateng Rinto Subekti.

Pasalnya, Sekretaris DPC Partai Demokrat Sragen Saifudin menghilang saat pendaftaran di KPU Jumat malam. Sehingga partai itu dicoret dari partai pengusung pasangan calon Bupati/Wabup Sragen 2020-2024 Kusdinar Untung Yuni Sukowati (PDIP) dan Suroto (PKB).

Ketua KPU Sragen Minarso mengungkapkan Partai Demokrat tidak memenuhi syarat administratib sebagai pengusung Yuni-Suroto. Karena sekretaris partai tidak hadir secara fisik saat pengecekan berkas dan penandatanganan.

Rinto Subekti Sabtu siang menegaskan saat ini DPD dan DPP Partai Demokrat, sudah menurunkan Tim Investigasi, terkait dinamika pendaftaran calon bupati/wabup Yuni-Suroto di KPU, Jumat (4/9/2020) lalu. Termasuk ketidakhadiran Saifudin di KPU.

“Apabila ada kader partai tebukti sengaja terkait dinamika pendaftaran cabup/cawabup Yuni-Suroto, akan dikenai sanksi tegas,” tutur Rinto Subekti saat jumpa pers bersama Koalisi Partai Gotong Royong dan calon bupati petahana Yuni dan cawabup Suroto di Taman Ndayu, Sragen, Sabtu (5/9/2020) siang.

Kalau ada kader yang tidak mau membantu pasangan Yuni-Suroto, lanjut Rinto akan dikenai sanksi tegas. Karena Partai Demokrat, lanjut Rinto sudah berkomitmen memenangkan pasangan Yuni-Suroto.


Bukan Pengusung

Meski pendaftaran Yuni-Suroto sudah dinyatakan memenuhi syarat (MS) oleh KPU pada Jumat (4/9) malam lalu, namun status Partai Demokrat bukan sebagai pengusung. Pasangan Yuni-Suroto secara administratif diusung Koalisi Partai Gotong Royong PDIP, Golkar, PKB, PAN dan Nasdem. Sedangkan Partai Demokrat Sragen hanya sebagai pendukung. Rinto dan Ketua DPC Partai Demokrat Sragen Budiono Rahmadi berjanji akan tetap mendukung kemenangan Yuni-Suroto.

“Kami akan menggerakkan mesin partai untuk memenangkan Yuni-Suroto,” tutur Budiono Rahmadi, Sabtu siang.

Hasil pantauan, saat calon bupati/wabup Yuni-Suroto mendaftar ke Kantor KPU diiringi oleh Koalisi Gotong Royong terdiri PDIP, Partai Golkar, PKB, PAN, Nasdem dan Partai Demokrat. Namun Ketua KPU Sragen Minarso menolak status Partai Demokrat sebagai pengusung. Ketua Bawaslu Dwi Budhi Prasetya juga menolak. Sebab Sekretaris Partai Saefudin tidak hadir secara fisik. Saefudin beralasan pergi ke Maluku, bekerja di perusahaan milik Budiono Rahmadi.

Meski dua pekan lalu sudah diminta pulang oleh Ketua Koalisi Untung Wibowo Sukowati untuk keperluan pendaftaran di Kantor KPU, tapi Saifudin tetap tidak hadir. Sehingga Minarso mencoret status sebagai Koalisi Partai Pengusung. Tapi Minarso menolak mencoret sendiri di berkas. Sehingga Budiono Rahmadi yang harus mencoret sendiri kepesertaan dalam koalisi dari partai pengusung di Kantor KPU Jumat (4/9) malam lalu.

Ketua Nasdem Heri Sanyoto, anggota koalisi partai pendukung menolak jika Saifudin digantikan orang lain untuk tanda tangan tanpa legalitas partai. ”Kalau diganti pasti tandatangannya pakai tinta basah. kalau tandatangan hanya di scan ya ngga bisa dong,” tuturnya.

Akhirnya Ketua Koalisi Partai Pendukung Untung Wibowo Sukowati yang juga Ketua DPC PDIP Sragen memutuskan tetap mendaftarkan pasangan Yuni-Suroto tanpa Partai Demokrat sebagai partai pengusung. Kabar yang beredar, Joko Saptono disebut-sebut bakal ditunjuk sebagai Plt Ketua DPC Partai Demokrat selama proses investigasi berlangsung.(Anindito AN)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan