Kecepatan Tinggi Diduga Penyebab Kecelakaan Karambol di Tol Solo-Semarang

olah-tkp-laka-tol-solo-semarang
OLAH TKP : Petugas memberikan tanda di lokasi kecelakaan saat olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan kasus kecelakaan beruntun di jalan tol Solo- Semarang, ruas Dukuh Jambean, Desa Mojolegi, Kecamatan Teras, Boyolali. (suaramerdekasolo.com/Joko Murdowo)

*Polisi Olah TKP Kecelakaan Tol Solo-Semarang

BOYOLALI,suaramerdekasolo.com – Usai kecelakaan karambol di jalur tol Solo- Semarang, tepatnya di KM 485.600 di Dukuh Jambean, Desa Mojolegi, Kecamatan Teras, Boyolali, Jateng yang terjadi Selasa (8/9/2020) malam, polisi kembali melakukan olah TKP lanjutan, Rabu (9/9/2020) pagi.

Menurut Kasat Lantas Polres Boyolali, AKP Dwi Panji Lestari didampingi Kanit Laka, Ida Utomo, kegiatan tersebut mencakup pengukuran dan penandaan kecelakaan. Tujuannya, untuk memperjelas dan membuat terang penyidik terkait kejadian itu.

“Sehingga bisa diketahui apakah penyelidikan bisa dinaikkan ke tingkat penyidikan atau perlu pengumpulan bukti tambahan,” katanya.

Baca : Oleng, Truk Hantam Pembatas Jalan Raya Solo- Semarang

Terkait hasil kesimpulan sementara, dia mengungkapkan, kecelakaan berawal saat Honda CRV Nopol L-1225-I melaju dengan kecepatan tinggi dari arah timur dan menabrak Marcedes Benz Nopol B-2626-HS di depannya. Akibatnya, sedan tersebut terdorong ke depan dan menabrak sebuah truk.

“Sedan lalu oleng ke kanan dan tertabrak Toyota Hi Ace hingga terguling dan terbakar,” katanya.

Dalam kejadian tersebut, dua orang meninggal dunia. Yaitu, pengemudi dan penumpang Honda CRV, R Deddy Eryanto dan Sonya Windawaty. Keduanya beralamat di Jojoran I Blok K Kavling 32, Rt 05/13, Kelurahan Mojo, Kecamatan Gubeng, Surabaya.

Baca : Mantan Karyawan BKK Eromoko Dipenjara 7 Tahun Menggelapkan Rp 2,7 Miliar Dana Nasabah

Kemudian ada dua orang mengalami luka- luka. Yaitu, pengemudi dan penumpang Mercedez Bens, Dadang Styawan (41) dan Husein (4). Keduanya beralamat Jalan Ulin Utara III No 347 Rt 01/02, Kelurahan Padangsari, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang.

“Dari informasi petugas rumah sakit, kedua korban luka ini sudah dirujuk ke rumah sakit di Solo.” (Joko Murdowo)

Baca : Ratusan Blantik dan Pedagang Boyolali Jalani Tes Swab

Baca : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan