Momen Gibran Berbagi Sayur di Posanan, Ada yang Minta Dibuatkan Sumur Bor Sampai Terkenang Sosok Jokowi

0
gibran-bagikan-sayur
BAGIKAN SAYURAN : Calon Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming, blusukan, Kamis (10/9/2020) sambil bagikan sayuran di Kampung Posanan, Kelurahan Jebres, Solo, Jateng. (suaramerdekasolo.com/dok)

SOLO,suaramerdekasolo.com – Calon Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming, kembali melakukan rangkaian blusukan ke kampung-kampung, Kamis (10/9/2020). Pagi-pagi sekali pukul 6.43 WIB Gibran sudah tiba di Kampung Posanan, Kelurahan Jebres, Solo, Jateng

Begitu pria 33 tahun ini turun dari kendaraan, warga sudah menyambut. Gibran pun menyapa warga dengan ramah, “Assalamualaikum.. sehat sedaya, Pak-Bu?” Selanjutnya Gibran berkeliling ke rumah-rumah warga menyusuri gang-gang sempit di perkampungan tersebut.

Kepada calon dari PDI Perjuangan di Pilwakot Solo 2020 ini, warga mengeluhkan kurangnya pasokan air bersih di kampung Posanan. Mereka minta dibuatkan sumur bor.

Warjiyanto selaku Ketua RT 01/RW 06 menyerahkan sebuah lembar permohonan. Gibran menerima dan berjanji akan mempelajari.

“Ya coba nanti ya pak ya. Saya bawa dulu,” ujar pria lulusan Singapura itu.

Selanjutnya Gibran secara simbolis menyerahkan bantuan paket sayur untuk warga.
Paket sayur-mayur diserahkan kepada perwakilkan warga, yaitu Ketua RT dan Ketua Penggerak PKK kampung.

Bantuan sayur juga diserahkan kepada Ibu Mewa (83) yang sedang sakit patah tulang, Gibran pun mendoakan wanita sepuh yang sedang berada di kursi roda itu, “Semoga segera sehat dan panjang umur nggih Ibu,” tuturnya sambil undur diri melanjutkan perjalanan.

Sementara itu anak-anak kampung gembira dengan kedatangan Gibran. Tak lupa ia memberikan kenang-kenangan berupa buku kepada anak-anak di perkampungan. Harapannya agar anak-anak Kampung Posanan rajin belajar.

Sebelum melanjutkan blusukan ke lokasi selanjutnya, Gibran menjenguk seorang warga sepuh, Mbah Radiyem, yang tinggal bersama anak angkatnya. Mbah Radiyem tinggal di rumah sempit yang penuh barang-barang. Simbah rupanya tidak sadar yang datang adalah Gibran.

Ketika Gibran sudah berlalu, baru Mbah Radiyem sadar. Dia pun terkenang kebaikan ayah Gibran, Jokowi. “Dulu di Balapan Simbah pernah bertemu Presiden Jokowi saat masih menjabat Walikota Solo. Waktu itu Pak Jokowi memberi saya sambel pecel, saya doakan anaknya bisa seperti bapaknya,” kenangnya. (Budi Santoso)

Editor : Sri Hartanto

Tinggalkan Pesan