Tekan Kebocoran, PUDAM Tirta Lawu Lakukan Optimalisasi Jaringan

0
PUDAM-Tirta-Lawu
LEPAS SAMBUT : Jajaran Direksi PUDAM Tirta Lawu berfoto bersama, dalam acara Lepas Sambut Direksi PUDAM Tirta Lawu Periode 2016-2020 di Hotel Tamansari, Jumat (11/9). (suaramerdekasolo.com/Irfan Salafudin)

KARANGANYAR, suaramerdekasolo.com – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Tirta Lawu melakukan optimalisasi jaringan, untuk menekan kebocoran air. Secara persentase, tingkat kebocoran air di perusahaan daerah milik Pemkab Karanganyar tersebut mencapai 28 persen.

Direktur Utama PUDAM Tirta Lawu Prihanto mengungkapkan, kebocoran jaringan merupakan salah satu kendala dalam mengoptimalkan pelayanan kepada pelanggan.

Baca : Ketua KNPI Karanganyar : Pemuda Harus Bersinergi Jaga NKRI

“Tapi itu hal yang wajar, dalam dunia perairan. Dan kebocoran kami yang mencapai 28 persen, juga masih dalam batas wajar sesuai audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP),” katanya, ditemui di sela acara Lepas Sambut Direksi PUDAM Tirta Lawu Periode 2016-2020 di Hotel Tamansari, Jumat (11/9).

Meski demikian, tingkat kebocoran terus diminimalisasi, dengan melakukan berbagai upaya. “Optimalisasi jaringan itu salah satu upaya. Jaringan lama dibedah, mana yang perlu diganti. Penggantian meteran juga dilakukan, agar tidak ada kebocoran di tingkat konsumen,” jelasnya.

Dia menambahkan, kebocoran biasanya bersifat insidentil. Di musim penghujan, rata-rata kebocoran jaringan terjadi di kawasan atas. Sementara jika musim kemarau, area bawah kerap menyampaikan laporan adanya kebocoran jaringan.

Baca : Terjaring Razia Masker, Warga Jalani Hukuman Sosial Membersihkan Sungai

Sementara itu, dalam acara lepas sambut tersebut, diperkenalkan dua orang yang lolos seleksi untuk mengisi kursi Direktur Teknik dan Direktur Umum.

Yakni Suparno selaku Direktur Teknik dan Sri Wibowo sebagai Direktur Umum, yang dilantik oleh Bupati Karanganyar pada 1 September lalu. Keduanya menggantikan pejabat lama yang pensiun.

Prihanto berharap, bersama kedua direktur tersebut, target-target yang telah ditetapkan untuk PUDAM Tirta Lawu bisa terealisasi. “Termasuk pendirian pabrik air minum dalam kemasan (AMDK) yang sudah direncanakan, namun tertunda realisasinya hingga kini,” imbuhnya. (Irfan Salafudin) 

Baca : Salam Pramuka Buat Rina Iriani

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan