Antisipasi Klater Perkantoran, Sukoharjo Gencarkan Swab

covid-19-terkini
FOTO ILUSTRASI

SUKOHARJO,suaramerdekasolo.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo akan menggencarkan pengambilan uji swab dengan metode PCR di kalangan aparatur sipil negara (ASN).

Bupati Sukoharjo sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharjo, Wardoyo Wijaya mengatakan, aparatur sipil negara (ASN) terutama yang berkaitan dengan pelayanan publik akan menjadi sasaran tes swab massal.

Baca : Membahayakan Pemilih, PWSPP Mendesak Pilkada Ditunda Tahun Depan

Uji swab akan diintensifkan dilakukan kepada ASN setelah dua kasus pejabat di lingkungan Pemkab Sukoharjo terkonfirmasi positif Covid-19. Yaitu Pj Sekretaris Daerah (Sekda) dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

“Ini dilakukan agar tidak muncul klaster baru perkantoran. Karena itu kami akan gencarkan uji swab dengan metode PCR,” tegas bupati.

Sebelumnya, TNI dalam hal ini Korem Surakarta dan Kodim Sukoharjo juga melakukan tes cepat pada 500 ASN di lingkup Pemda Sukoharjo. Hal itu juga sebagai upaya pencegahan dan deteksi dini, penyebaran Covid-19.

Di satu sisi, bupati mengingatkan kepada seluruh ASN untuk tidak lengah menerapkan protokol kesehatan.

Baca : Pilkada Boyolali 2020, Hanya Satu Pasang Balon Mendaftar ke KPU

“Kasus positif Corona di Sukoharjo belum ada tren menurun. Tapi masih terus naik, jadi jangan lepaskan masker, jangan berkurumun dan saling menjaga jarak,” katanya.

Jubir Gugus Tugas COvid-19 Sukoharjo, Yunia Wahdiyati mengatakan,berdasarkan update per 12 September ini, ada kenaikan empat kasus positif corona di Sukoharjo sehingga akumulasinya menjadi 524 kasus. Sedangkan untuk kasus positif sembuh naik 14 kasus dari 387 menjadi 401 okasus,” jelas Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sukoharjo, Yunia Wahdiyati.

Sebaran 105 kasus positif corona yang masih ada atau aktif tersebar di 12 kecamatan. Masing-masing Kecamatan Grogol 16 orang, Kecamatan Kartasura 23 orang, Tawangsari sembilan orang, Nguter 14 orang, Bendosari satu orang, Sukoharjo enam orang. Kemudian Kecamatan Baki empat orang, Mojolaban tujuh orang, Polokarto 14 orang, Bulu tiga orang, Weru dua orang, dan Kecamatan Gatak enam orang.(Heru Susilo)

Baca : Tak Ada Lawan, Yuni-Suroto Hadapi Kotak Kosong

Editor : Budi Sarmun

 

Tinggalkan Pesan