Tokoh Agama dan Aliran Kepercayaan Surakarta Komitmen Dukung Pilwakot Solo Damai-Sehat

deklarasi-pilwakot-damai-yplag-solo
BACAKAN DEKLARASI : Para pemimpin enam agama dan aliran kepercayaan yang tergabung dalam Yayasan perdamaian dan lintas agama dan Golongan( YPLAG) membacakan deklarasi Pilwakot Solo Damai dan Sehat di Solo Bistro Restoran, Jalan Slamet Riyadi, Rabu (16/9/2020). (suaramerdekasolo.com/Budi Santoso)

SOLO,suaramerdekasolo.com – Tokoh agama dan aliran kepercayaan Kota Surakarta sepakat mendukung pelaksanaan Pilkada (Pilwakot) damai Kota Solo 9 Desember 2020.

Enam pimpinan agama dan aliran kepercayaan menandatangani pernyataaan dukungan pilkada dami dan sehat, sekaligus menyampaikan deklarasi dengan disaksikan perwakilan dari KPU dan Bawaslu Kota Surakarta.

Acara yang diprakarsai Yayasan Perdamaian dan Lintas Agama dan Golongan( YPLAG) mengambil tempat di Solo Bistro Restoran, Jalan Slamet Riyadi, Rabu (16/9/2020) ini menghadirkan perwakilan tim pemenangan cawali-cawawali Gibran Rakabuming-Teguh Prakosa dan Bagyo Wahyono – FX Suparjo.

Ketua YPLAG Hilmi Ahmad Sakdillah usai membacakan deklarasi mengatakan, pelaksanaan Pilwakot Solo mendatang bersamaan dengan musibah non-bencana pandemi Covid-19. Pilwakot kali ini harus didukung seluruh lapisan masyarakat lintas agama agar tercipta suasana nyaman dan damai.

“Oleh karenanya YPLAG mendukung pelaksanaan pilkada damai,” katanya.

Perwakilan dari Hindhu Dharma Indonesia-Surakarta, Ida Bagus menambahkan, pilkada damai menjadi cita-cita setiap umat di Kota Solo. Perkara siapa pemenangnya siapapun harus didukung.

“Kami umat Hindhu mendoakan pilkada Solo mendatang berjalan aman, damai, lancar,” ujarnya.

Pilkada Sehat

Ketua KPU Kota Surakarta Nurul Sutarti yang hadir dalam acara tersebut menyatakan, Pilwakot Kota Solo kali ini berbeda. Selain pesertanya ada wajah baru, musibah pandemi Covid-19 turut menyertainya.

“Makanya taglinenya beda, Pilwakot Damai dan Sehat,” kata Nurul.

Nurul menambahkan, selama tahapan pilwakot, penyelenggara pemilu selalu mengedepankan protokol kesehatan. 

Adapun Ketua Bawaslu Kota Surakarta Budi Wahyono menambahkan, roh dari Pilwakot Kota Solo dan pilkada serentak yang digelar tahun ini adalah pemilu yang sehat. Jangan sampai setiap tahapan pilwakot malah menimbulkan masalah baru yakni munculnya klaster baru Covid-19.

“Kami mengimbau kepada paslon, tim pemenangan, dan penyelenggara pemilu mengedepankan protokol kesehatan. Sehingga pelaksanaan pesta demokrasi di Kota Solo berlangsung, aman, damai dam tentunya sehat,”pungkasnya (*)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan