Kebakaran Pasar Tradisional Cepogo, Api Berasal dari Sisi Tengah Pasar

0
pasar-cepogo-terbakar
MENYALA: Amukan api masih terus menyala dan membakar bangunan Pasar Cepogo, Boyolali, Jateng. (suaramerdekasolo.com/Joko Murdowo)

BOYOLALI,suaramerdekasolo.com – Petugas terus berupaya memadamkan amukan api yang membakar Pasar Tradisional Cepogo, Boyolali, Jateng. Sejumlah petugas pemadam pun menyemprotkan api agar tidak merembet ke bangunan pasar lainnya.

Dari pantauan Suara Merdeka di lokasi kejadian, api masih terus membesar. Untuk memudahkan pemadaman api, sejumlah mobil tangki pengangkut air pun dikerahkan untuk memasok air yang disemprotkan mobil pemadam kebakaran. Sedangkan para pedagang berusaha menyelamatkan barang dagangan.

Kejadian tersebut juga menjadi tontonan warga. Sejumlah petugas dibantu TNI dan Polri terus mengingatkan masyarakat agar tidak berkerumun di jalan agar tidak menggnggu petugas dan laju mobil pemadam kebakaran serta mobil tangki yang lewat.

Petugas melalui pengeras suara juga mengingatkan warga agar menjauh dari lokasi kebakaran. Juga diingatkan agar tidak melakukan perbuatan tercela mengambil dagangan yang belum bisa diselamatkan oleh pedagang.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Boyolali yang juga membawahi pengelolaan pasar, Karsino belum bisa dimintai keterangan.

“Jangan dulu mas. Kami jangan ditanya dulu, biar petugas fokus pada pemadaman api,” katanya di lokasi kejadian.

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boyolali, Bambang Sinungharjo mengungkapkan, petugas masih terus berupaya memadamkan api. Tujuannya, api tidak sampai merembet ke bagian atau blok timur.

“ni petugas masih berupaya memadamkan api.”

Pihaknya juga belum bisa menyebutkan penyebab kebakaran. Hanya saja, disebutkan bahwa kebakaran diketahui warga sekitar pukul 18.30 WIB (Bukan Pukul 19.00 WIB). Warga lalu melaporkan kepada petugas untuk secepatnya dilakukan upaya penyelamatan.

“Yang jelas, asal api diketahui dari sisi tengah pasar. Cuma dari los atau bagian apa, belum bisa diketahui pasti.” (Joko Murdowo)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan