Tak Kerahkan Massa, Timses Bajo Taati Perwali Soal Protokol Kesehatan

0
pasangan-independen-bajo
SERAHKAN DOKUMEN : Pasangan Bajo menyerahkan berkas ke komisioner KPU Kota Surakarta saat mendaftarkan diri sebagai cawali cawawali dari jalur perseorangan, Minggu (6/9). (suaramerdekasolo.com/Budi Santoso)


 
SOLO,suaramerdekasolo.com – Tim Pemenangan pasangan cawali-cawawali Solo, Bagyo Wahyono-F.X. Supardjo (Bajo) siap menjalankan  Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 10 Tahun 2020 tentang Petunjuk Penanganan Covid-19 di Kota Surakarta. Pendekatan yang bakal diterapkan timses dari pasangan perseorangan ini adalah mendata sekaligus membatasi pendukungyang hendak mengikuti pengundian nomor urut pada 24 September 2020 di KPU Kota Surakarta.

Ketua Tim Pemenangan Bajo, Budi Yuwono saat ditemui suaramerdekasolo.com, dalam sebuah acara di Solo beberapa wkatu lalu mengatakan, pihaknya menjalankan amanah perwali dalam setiap sesi tahapan Pilwakot di mana saja. Namun demikian, antusiasme pendukungnya di antaranya Tikus Pithi Hanata Baris memang luar biasa.

Baca : Peringatan Harhubnas, Karyawan Tirtonadi Bagikan Masker dan Vitamin

“Meski sudah kita batasi dalam kegiatan pendaftaran bakal calon wali kota – wakil wali kota di KPU beberapa waktu lalu. Namun antusiasme pendukung sangat tinggi, kami meminta maaf atas hal itu,” kata Budi.

Ke depan dalam tahapan lain semacam pengambilan nomor urut, timses akan menerapkan protokol kesehatan yang disarankan oleh KPU dan Bawaslu dengan melakukan pembatasan secara ketat pendukung sebagai bentuk komitmen pasangan Bajo dalam membantu pemerintah mencegah persebaran Covid-19.

“Berkaca dari saat pendaftaran Bajo di Kantor KPU Solo beberapa hari lalu, kami akan perketat lagi teknis agenda pengundian nomor urut 24 September 2020. Kami akan buat daftar siapa saja yang boleh ikut mengantar pasangan Bajo,” terang dia.

“Kami akan patuhi aturan main dari KPU Solo seperti apa terkait agenda pengundian nomor urut nanti. Bila yang dibolehkan ikut hanya 50 orang ya kami ikuti. Kami juga akan pastikan semua yang ikut agar patuhi protokol kesehatannya,” kata dia.

Baca : Jumat, DKPP Akan Periksa Lima Anggota Bawaslu Sragen

Budi optimistis pasangan Bajo akan mengikuti kegiatan pengundian nomor urut paslon melengkapi kekurangan berkas persyaratan. Kekurangan berkas sudah diserahkan Tim Pemenangan Bajo kepada jajaran KPU Solo.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Surakarta, Budi Wahyono mengingatkan kepada pasangan calon, tim sukses dan penyelenggara pemilu lainnya agar mentaati protokol kesehatan. Menurut Budi ruh dari tahapan Pilwakot ini adalah pemilu yang sehat dan juga damai.

“Kami terus menyuarakan kepada semuanya agar mematuhi protokol kesehatan, karena pemilu yang sehat itu adalah ruh dari pilwakot,” katanya.

Baca : MUI Wonogiri Dikukuhkan, Ini Nama-nama Pengurusnya

Bawaslu sendiri sudah mencatat sejumlah pelanggaran-pelanggaran yang terjadi selama tahapan pilwakot, khususnya yang berkait dengan protokol kesehatan. Bawaslu berharap selama Pilwakot Solo tidak muncul klaster-klaster baru positiv Covid-19. (Budi Santoso)

Editor Sri Hartanto

Tinggalkan Pesan