Pandemi Covid-19, PMI Boyolali Genjot Donor Darah

0
pmi-boyolali
DONOR DARAH: Petugas mengambil darah anggota polisi di Mako Satlantas Polres Boyolali.(suaramerdekasolo.com/Joko Murdowo)

BOYOLALI,suaramerdekasolo.com – Pandemi Covid-19 tak menyurutkan jajaran PMI Cabang Boyolali terus menggiatkan donor darah. Hal itu dilakukan untuk menjamin persediaan darah guna mencukupi kebutuhan masyarakat.

Seperti dilakukan di Mako Satlantas Polres Boyolali, Jumat (18/9). Para anggota polisi antre untuk diambil darahnya. Bahkan, kegiatan donor tersebut juga terbuka bagi masyarakat. Utamanya para pemohon SIM.

“Kami terus berupaya menambah stok darah di PMI,” ujar Petugas Pencari Pelestari Donor Darah Sukarela PMI Boyolali, Wahyu Budi Setyawan disela- sela kegiatan.
Dia menyebut beberapa waktu lalu stok darah di PMI sempat menipis. Bahkan ada golongan darah tertentu yang kosong.

Beruntung setelah kegiatan donor darah kembali berjalan, persediaan darah kembali normal.

Namun demikian, persediaan darah di PMI saat ini dirasa cukup yaitu sebanyak 67 kantong darah. Untuk Golongan darah A sebanyak 14 kantong, Golongan darah B sebanyak 23 kantong dan golongan darah O sebanyak 29 kantong.

“Sedangkan Golongan darah AB hanya ada satu kantong. Kebetulan permintaan golongan darah ini juga sedikit.”

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Boyolali AKP Dwi Panji Lestari, mengaku sengaja mengadakan kegiatan Bhakti sosial untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Polantas ke 65. Selain itu, pihaknya juga membagikan paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan sosial ini untuk membantu masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19.

“Sehingga kami tetap menggunakan protokol kesehatan yang telah digariskan pemerintah dan WHO sebagai dasar kegiatan.”

Pihaknya juga terus mengkampanyekan tertib berlalu lintas untuk menekan angka kecelakaan di wilayah hukum Polres Boyolali. Saat menggelar razia, petugas tak semata menilang pelaku pelanggaran. Namun sekaligus juga sosialisasi tertib berlalu lintas.

“Kami juga menggelar lomba dengan memberikan hadiah kepada peserta ujian praktek SIM yang mendapat nilai terbanyak.” (Joko Murdowo)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan