Pasar Darurat Segera Dibangun, Kebakaran Pasar Cepogio Akibat Korsleting Listrik

0
kebakaran-pasar-cepogo
SISA KEBAKARAN :Pedagang mengais sisa kebakaran di Pasar Cepogo, Boyolali. (suaramerdekasolo.com/Joko Murdowo)

BOYOLALI,suaramerdekasolo.com – Paska kebakaran yang terjadi pada Kamis (17/9) malam, Pasar Cepogo bakal segera dibersihkan dari reruntuhan. Ditargetkan dalam seminggu, pembersihan sudah tuntas untuk dibangun pasar darurat.

“Ya, seminggu ini kami lakukan pembersihan puing- puing bangunan,” ujar Seda Boyolali, Masruri di lokasi kejadian, Jumat (18/9/2020).

Dijelaskan, usai pembersihan maka pihaknya akan langsung mendirikan pasar darurat. Dimana tiang menggunakan baja ringan dan atap menggunakan terpal. Harapannya, para pedagang dapat segera berjualan kembali.

“Kami targetkan, dalam waktu dua minggu atau setengah bulan, para pedagang sudah bisa berjualan di pasar darurat.”

Kepala UPT Pasar Cepogo, Mulyadi menambahkan, sebanyak 600 pedagang terkena dampak kebakaran. Adapun bagian pasar yang terbakar adalah blok A, blok B dan blok C. Hanya blok D yang tidak terjamah api.

Disinggung tentang penyebab kebakaran, Mulyadi menjelaskan, dugaan sementara akibat korsleting listrik di los bumbon di blok C. Namun demikian, pihakya masih menunggu hasil olah TKP dari kepolisian.

“Sedangkan untuk nilai kerugian, masih dalam proses penghitungan.”

Sementara itu dari pantauan, terlihat sejumlah pedagang mengais sisa kebakaran di los atau kios miliknya. Seperti dilakukan Darno (51) pedagang asal Desa/Kecamatan Cepogo. Dia dibantu dua temannya membawa pulang reruntuhan los seperti besi dan seng.

Dia mengaku menderita kerugian hingga belasan juta. Dari tiga los miliknya, hanya isi satu kios yang bisa diselamatkan berupa sandal, sepatu dan tas.

“Sedangkan dua los berisi pakaian ludes terbakar.”Kejadian tersebut juga menarik perhatian warga. Mereka berbondong- bondong melihat lokasi bekas kebakaran. Petugas pun tepaksa mengingatkan warga agar berhati- hati karena sisa bangunan rawan roboh. (Joko Murdowo)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan