Sempat Linangkan Air Mata, Bupati Wonogiri Bagikan 58.821 Stel Seragam Gratis

0
seragam-wonogiri
MENYERAHKAN SERAGAM : Bupati Wonogiri Joko 'Jekek' Sutopo menyerahkan seragam gratis kepada perwakilan siswa di pendapa Kabupaten Wonogiri, Jumat (18/9). (suaramerdekasolo.com/Khalid Yogi)

WONOGIRI,suaramerdekasolo.com – Pemkab Wonogiri membagikan 58.821 stel seragam gratis untuk seluruh anak kelas 1 SD dan 7 SMP. Setiap anak kelas 1 SD mendapat tiga stel seragam, yakni pakaian putih-merah, batik, dan pramuka. Sedangkan kelas 7 SMP memperoleh kain putih-biru, batik, dan pramuka.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Wonogiri Yuli Bangun Nursanti mengatakan, 9.085 siswa SD mendapatkan seragam tersebut.

“Jika setiap siswa mendapatkan tiga stel seragam, maka jumlah seragam yang dibagikan untuk anak SD sebanyak 27.255 stel,” katanya saat penyerahan seragam gratis di pendapa Kabupaten Wonogiri, Jumat (18/9/2020).

Baca : PDIP Sukoharjo Kunci Pasangan Etik-Agus

Adapun 10.522 siswa SMP memperoleh seragam gratis, sehingga jumlah kain yang dibagikan sebanyak 31.566 stel. Siswa SMP mendapatkan seragam dalam bentuk kain karena masa pertumbuhan anak SMP lebih cepat.

 Dia menambahkan, acara penyerahan itu dilakukan secara simbolis dan disiarkan melalui kanal Youtube. 
Bupati Wonogiri Joko ‘Jekek’ Sutopo mengatakan, program seragam gratis baru pertama kali di Wonogiri. Seragam gratis diberikan karena belum semua masyarakat mampu. Dia juga menyatakan program tersebut akan berkesinambungan.

Ada peristiwa menarik, dalam acara tersebut Bupati meneteskan air mata saat memberi sambutan. Bupati mengenang dirinya berasal dari keluarga miskin yang tidak berkesempatan mendapatkan pendidikan yang baik. Sehingga tidak berkesempatan memberikan pengabdian terbaik melalui pendidikan. 

Baca : Laporkan Hasil, Pengawas TPS Dibekali Siswaslu

“Dengan traumatik yang dialami Jekek ini, maka saat Jekek berkesempatan masuk sistem, saya pastikan pendidikan mendapatkan prioritas kebijakan Pemkab Wonogiri,” ujarnya terisak.

Pihaknya tidak ingin kemiskinan membuat anak-anak putus sekolah dan memupus mimpi mereka. “Cukup jekek yang merasakan kemiskinan. Saya sudah merasakan betul akan pahitnya kemiskinan. Maka saya pastikan anggaran yang kami miliki untuk mengentaskan kemiskinan di Wonogiri,” imbuhnya. (Khalid Yogi)

Baca : PAC PDI Perjuangan Jebres Tancap Gas Dukung Gibran-Teguh, Intensif Pasang Spanduk dan Baliho

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan