Tak Penuhi Kuorum, Gunawan Permadi dkk Walk Out dalam Konferprov PWI

0
Konferprov-PWI1
FOTO/DOK

SEMARANG,suaramerdekasolo.com – Calon ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jateng Gunawan Permadi menyatakan menolak pelaksanaan Konferensi Provinsi yang tidak sejalan dengan PD/PRT karena tidak memenuhi kuorum 2/3 anggota dan menyatakan walk out dari konferensi.

Sesuai dengan Pasal 33 Peraturan Rumah Tangga PWI, Konferprov PWI harus dihadiri 2/3 dari seluruh anggota PWI pemilih kartu anggota biasa. Data jumlah pemilik kartu anggota biasa sebanyak 365 anggota. Tetapi kenyataannya peserta yang hadir melalui zoom dalam Konferprov PWI Jateng hanya 70-an peserta. Jika 2/3 dari dari 365 peserta yang harus hadir, maka setidaknya konferprov diikuti 243 orang. Bahkan setelah Jumat siang saat laporan pertanggungjawaban, peserta hanya berjumlah 55 orang.

Baca : Penelitian Berkas Administrasi Paslon Pilbup Boyolali Rampung, Berkas Said- Iwan Dinyatakan Lengkap

“PRT PWI mengatur penundaan maksimal satu bulan dan hal itu tidak menjadi masalah. Banyak lembaga mampu menggelar konferensi via zoom hingga ribuan peserta, jadi kami yakin tidak sulit bagi panitia untuk sedikit bersabar sehingga pelaksanaan menjadi lebih baik. Pandemi bukan alasan untuk ketidakhadiran via zoom. Mengapa harus dipaksakan?” kata GP.

GP, panggilan akrab Gunawan Permadi, tidak melanjutkan mengikuti proses pelaksanaan Konferensi Provinsi (Konferprov) PWI Jateng, Jumat-Sabtu (18-19/9) di Semarang. Keputusan itu diambil Gunawan Permadi di tengah persidangan konferensi yang dilaksanakan menggunakan fasilitas zoom.

”Setelah mempertimbangkan berbagai hal dalam proses Konferensi Provinsi PWI Jawa Tengah yang tidak sesuai dengan Peraturan Dasar-Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT), maka saya, Gunawan Permadi, dan tim menyatakan menolak Konferprov ini dan walk out dari Konferprov,” kata GP, Jumat siang. GP yang juga pemimpin redaksi Suara Merdeka merupakan salah satu kandidat ketua PWI Jateng yang mendaftar pada hari pertama pembukaan pendaftaran.

Baca : Sempat Linangkan Air Mata, Bupati Wonogiri Bagikan 58.821 Stel Seragam Gratis

Kandidat lainnya adalah Amir Machmud dari suarabaru.id, dan Sugayo Jawama dari Majalah Bina. GP mengatakan, berbagai hal yang berkaitan dengan persiapan dan pelaksanaan Konferprov masih bisa dipersiapkan dengan lebih matang untuk keterlibatan peserta lebih baik.

Kurangnya peserta konferprov lewat zoom tersebut menjadi tanda tanya, yang membuktikan persiapan kegiatan itu belum terlaksana maksimal. Padahal fasilitas zoom tersebut bisa diikuti lebih dari 500 orang.

Konferprov-PWI2

Atas dasar tersebut GP dan pendukungnya mendatangi lokasi zoom konferprov di Kantor KPID Jl Tri Lomba Juang Semarang untuk bertemu dengan Ketua PWI Pusat Atal Sembiring Depari. Tim Sukses Gunawan Permadi menyampaikan persoalan itu dan menyerahkan beberapa laporan terkait temuan proses Konferprov kepada Atal Sembiring Depari dan Ketua Bidang Organisasi Zulkifli Gani Ottoh.

Baca : Tensi Politik di Sukoharjo Panas, Tim EA Laporkan Dua Akun Medsos

“Kami akan evaluasi berdasarkan temuan-temuan itu, namun jumlah peserta tidak masalah. Kita lanjutkan sampai selesai,” kata Atal.
Sementara itu, Ketua Panitia Konferprov, Achmad Ris Ediyanto, mengakui ada kendala teknis yang dialami peserta ketika akan masuk zoom.

”Memang banyak yang mengeluh sulit masuk. Padahal saat dicek sehari sebelumnya lancar, mudah masuk. Tak ada kendala,” katanya.

Karena itulah, ia tak menduga ketika hari pelaksanaan banyak peserta yang mengalami kendala.

”Kami simulasi bahkan sampai tiga kali. Lancar. Ternyata, banyak keluhan tidak bisa masuk zoom,” ujar dia.
Terkait dengan kubu Gunawan Permadi yang walk out, ia enggan berkomentar.

”Itu ranahnya ketua sidang,” pungkas dia. (*)

Baca : Pandemi Covid-19, PMI Boyolali Genjot Donor Darah

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan