Jateng Terendah Pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu

0
dkpp ri
FOTO ILUSTRASI

SOLO,suaramerdekasolo.com – Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menjadi salah satu provinsi di Indonesia yang paling sedikit penyelenggara pemilu melanggar kode etik.

Anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI, Alfitra Salamm saat menjadi pembicara dalam kegiatan acara Ngetren Media : Ngobrol Etika Penyelenggaraan Pemilu dengan Media di Hotel Alana Solo mengatakan, jumlah laporan di Jateng lebih rendah dibandingkan Sumatera Utara, Papua atau Kendari.

Baca : Bondan Pimpin Golkar Wonogiri, Terpilih Secara Aklamasi

“Selama pelaksanaan pilkada ini di Jateng ada 45 orang laporan berkaitan dengan pilkada. Pagi tadi ((kemarin pagi) ada pemeriksaan terhadap anggota Bawaslu Sragen, yakni tuduhan meloloskan Bawaslu yang masuk anggota bawaslu,” terang Alfitra.

Diungkapan, data terakhir ada tiga orang penyelengara pemilu dipecat, 16 mendapatkan teguran, dan 6 orang memasuki proses rehabilitasi. Dikatakan, pelanggaran yang paling banyak adalah laporan pengaduan dari jalur perorangan.

Baca : Membahayakan Pemilih, PWSPP Mendesak Pilkada Ditunda Tahun Depan

Alfitra mengungkapkan, dalam pilkada kali ini laporan kode etik berpotensi terjadi pada masa pandemi Covid-19. Ia mengharapkan, penyelenggara pemilu di daerah tetap menjalankan kode etik termasuk menjalankan protokol kesehatan selama menjalankan tugasnya. (Budi Santoso)

Editor : Sri Hartanto

Tinggalkan Pesan