Lawan Kotak Kosong di Pilbup Sragen, Yuni-Suroto Siapkan berbagai Strategi

0
posko-yuni-suroto
MENANGKAN YUNI-SUROTO: Enam parpol siap memenagkan pasangan Yuni-Suroto di Pilbup Sragen 9 Desember mendatang, saat peresmian posko dan deklarasi pasangan Yuni-Suroto, Minggu (20/9/2020). (suaramerdekasolo.com/Basuni Hariwoto)

SRAGEN,suaramerdekasolo.com – Meski hanya melawan kotak kosong, tapi pasangan calon Bupati (cabup) Kusdinar Untung Yuni Sukowati dan calon Wakil Bupati (cawabup) Suroto beserta partai politik (parpol) pengusungnya, tetap bersemangat dan berjuang memenangi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Sragen 2020 dengan mutlak.

Mereka telah mempersiapkan beberapa strategi agar masyarakat memilih Yuni-Suroto. Salah dengan cara door to door campaign atau kampanye mengajak masyarakat untuk memilih Yuni-Suroto, saat pencoblosan suara pada 9 Desember mendatang.

Hal ini dikemukakan calon bupati petahana tersebut, saat deklarasi pasangan Yuni-Suroto di posko pemenangan mereka yang ada di Teguh Jajar, Kecamatan Sragen pada Minggu (20/9/2020).

“Salah satu strategi melawan kotak kosong adalah kami akan mengajak masyarakat kita lakukan door to door campaign karena tidak mungkin mengumpulkan massa di pandemi Covid-19 seperti sekarang ini,” kata Yuni. Kampanye dari pintu ke pintu itu untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa kotak kosong bukan pilihan. Pilihan adalah memilih calon bupati.

Selain dihadiri cabup Yuni dan cawabup Suroto, deklarasi dihadiri pengurus parpol pengusung. Yakni PDI Perjuangan, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Nasdem. Juga Partai Demokrat sebagai partai pendukung. Tidak lupa kehadiran Bendahara DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah Agustina Wilujeng Pramestuti dan Bupati Sragen periode 2001-2011 Untung Wiyono, yang juga ayah Yuni. Kepada seluruh tim pemenangan, Yuni meminta semuaanya untuk berjuang dalam pemenangan Pilbup 2020.

Menurut dia, untuk keberhasilan dalam sebuah perjuangan memang tidak pernah mudah, sehingga semangat dan kekompakan harus terus dilakukan.

“Kami berdua (Yuni-Suroto) sampai di point ini penuh dengan perjuangan yang pertama perjuangan menyelaraskan diri antara saya dan pak Suroto yang tentu saja perbedaan umur yang begitu jauh untuk tidak menjadi sebuah penghalang bagi kami untuk berkomunikasi,” terang Yuni. Dia juga berterima kasih atas dukungan dari parpol. Selain itu meskipun parpol lain belum mengatakan dukungan, dia meyakini mereka sudah mendukung.

“Kami yakin walaupun yang lain belum menyatakan dukungan tapi saya yakin batinnya sama, sehingga mari berjuang sama-sama. Kemenangan masyarakat Sragen adalah kemenangan Yuni-Suroto jadi berhasil nanti adalah keberhasilan dan kemenangan kebanggaan seluruh warga Kabupaten Sragen,” tandasnya.Visi mereka untuk Sragen adalah menuju Sragen yang mandiri bermartabat dan berbudaya secara gotong-royong.

Ketua DPC PDI Perjuangan Untung Wibowo Sukowati yang juga Ketua Tim Pemenangan Yuni-Suroto mengatakan, deklarasi itu salah satu tujuannya untuk koordinasi dan menguatkan semua partai pengusung untuk memenangan Yuni-Suroto di Pilbup 2020.

“Bagi kami sama saja, melawan kotak kosong atau ada lawannya. Harus maksimal sampai ke akar rumput memenangkan Yuni-Suroto. Juga memberikan opini dan memastikan masyarakat datang untuk nyoblos Yuni-Suroto,” tegas Bowo, panggilan akrabnya.

Meski melawan kotak kosong, tetapi mereka tetap akan bekerja keras memenangkan pasangan Yuni-Suroto. Menurut Bowo, juga ada pembagian tugas parpol pengusung yang nanti akan dirumuskan setelah deklarasi serta peresmian posko pemenangan. (Basuni Hariwoto)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan