World Clean Up Day, Puluhan Aktivis Bersih-bersih Rawa Jombor

0
bersihkan-rawa-jombor

KLATEN,suaramerdekasolo.com – World Clean Up Day bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Klaten menggelar aksi bersih-bersih Rawa Jombor di Desa Krakitan, Kecamatan bayat, Klaten, Sabtu (19/9/2020). Aksi tersebut melibatkan aktivis dari kalangan pelajar, pondok pesantren, TNI/Polri, perangkat desa, OPD, camar dan aktivis peduli lingkungan.

Peserta berkumpul di tepi rawa yang merupakan objek wisata air dan sumber air pertanian itu untuk upacara pembukaan dan pengarahan. Tahun ini, jumlah peserta dibatasi karena acara berlangsung di tengah pandemi Covid-19. Semua wajib memakai masker, dan jaga jarak.

Setelah itu, peserta dibagi dalam tukuh kelompok. Semua dibekali karung untuk tempah sampah yang dipungut. Tiap kelompok menuju titik yang berbeda. Tampak peserta memunguti sampah, terutama sampah plastik yang berserakan di sekitar rawa seluas 198 hektare itu.

”Acara bersih-bersih Rawa Jombor dalam World Clean Up Day kali ini bertujuan untuk menginspirasi masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan dan sumber air. Sayangnya, jumlah peserta harus dibatasi karena pandemi Covid-19,” kata Kabid Pengendalian Dampak Lingkungan DLHK, Dwi Maryono.

Aksi bersih-bersih bertema ”Gerakan Clean Up dan Pilah Sampah dari Rumah untuk Klaten Kudu Resi” itu berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kebersamaan. Mereka saling membantu mengumpulkan sampah di tempat-tempat yang sulit dijangkau.

Memang aksi yang dilakukan puluhan peserta itu tidak bisa membersihkan semua sampah di rawa yang sangat luas. Namun, setidaknya mereka peduli akan kebersihan lingkungan, dan diharapkan bisa menginspirasi masyarakat.

”World Clean Up Day diharapkan bisa mengajak masyarakat untuk cinta kebersihan lingkungan. Semoga ke depan Rawa Jombor semakin bersih, tidak ada yang membuang sampah sembarangan,” ujar Arif Fuad, aktiivs Sekolah Sungai Klaten. (Merawati Sunantri)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan