Polres Wonogiri Layani Pembayaran Online, Ini Tujuannya

0
aplikasi-Yanpatdu-Polres-wonogiri
MERESMIKAN GEDUNG : Kapolres Wonogiri AKBP Christian Tobing meresmikan gedung SPKT dan aplikasi Yanpatdu di MERESMIKAN GEDUNG : Kapolres Wonogiri AKBP Christian Tobing meresmikan gedung SPKT dan aplikasi Yanpatdu di Mapolres tersebut, Senin (21/9). (SM/Khalid Yogi) tersebut, Senin (21/9/2020). (suaramerdekasolo.com/Khalid Yogi)

WONOGIRI,suaramerdekasolo.com – Masyarakat pengguna layanan Polres Wonogiri kini bisa mengakses layanan tersebut secara online. Antara lain laporan kehilangan, laporan orang asing, laporan pengaduan, permohonan izin keramaian, hingga permohonan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). 

Adapun metode pembayarannya bisa dilakukan secara online. Dengan demikian, masyarakat pengguna layanan tidak perlu melakukan kontak secara langsung dengan petugas. Selain untuk menekan praktik Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN), layanan online itu juga dapat mencegah penyebaran penyakit virus corona (Covid-19).

Kapolres Wonogiri AKBP Christian Tobing menerangkan, pihaknya juga meresmikan gedung pelayanan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) di kompleks Mapolres Wonogiri, Senin (21/9). Polres membuka berbagai layanan kepada masyarakat dalam satu gedung. “Tujuannya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik,” katanya.

Selain itu dilengkapi dengan aplikasi penunjang layanan secara online, antara lain aplikasi Yanpatdu (Pelayanan Cepat Terpadu) dan Polres Wonogiri Hadir. Pelayanan berbasis Teknologi Informasi (TI) tersebut akan memberi kemudahan kepada masyarakat.

Aplikasi Yanpatdu dilengkapi dengan fitur smart city, GPS tracker untuk mobil dinas patroli, hingga panic button (tombol darurat) yang bisa digunakan masyarakat.

“Petugas bisa melihat kondisi lalu lintas atau keamanan ketertiban masyarakat. Itu demi memberi kepuasan dan pelayanan prima kepada masyarakat,” terangnya.

Dia menambahkan, sudah ada warga yang menggunakan layanan online tersebut. Mereka bisa melakukan pendaftaran dan pembayaran secara online melalui penyedia jasa OVO, Go Pay dan lainnya.

“Melalui layanan online ini, waktu pelayanan bisa lebih singkat, contohnya pelayanan SKCK cukup tujuh menit. Upaya pencegahan penyebaran Covid-19 juga lebih maksimal karena masyarakat bisa melakukan pembayaran tanpa harus melakukan kontak secara langsung,” imbuhnya. (Khalid Yogi)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan