Sopir CRV Jadi Tersangka, Laka Maut di Jalan Tol Solo-Semarang

0
tersangka-kecelakaan-tol-solo-semarang
HANCUR: Polisi memeriksa barang bukti Honda CRV yang diamankan di Mako Satlantas Polres Boyolali.

BOYOLALI,suaramerdekasolo.com – Upaya penyidikan kasus kecelakaan di jalan tol Solo-Semarang KM 485, Desa Mojolegi, Kecamatan Teras, Boyolali, Jateng membuahkan hasil. Polisi telah menetapkan seorang tersangka dalam kasus kecelakaan beruntun yang terjadi pada Selasa (8/9/2020) malam.

Menurut Kasat Lantas Polres Boyolali, AKP Dwi Panji Lestari didampingi Kanit Laka, Ipda Utomo, pihaknya telah melakukan gelar perkara terhadap kasus kecelakaan di jalan Tol tersebut. Hasilnya, sopir Honda CR-V, R Deddy Eryanto warga Jojoran I Blok K Kavling 32, Rt 05/13, Kelurahan Mojo, Kecamatan Gubeng, Surabaya ditetapkan sebagai tersangka.

“Saat ini yang bisa kami tetapkan sebagai tersangka baru pengemudi Honda CR-V,” kata Ipda Utomo.

Dijelaskan, penetapan pengemudi Honda CR-V sebagai tersangka ini berdasarkan bukti-bukti yang terkumpul. Mulai dari keterangan saksi maupun, hasil olah TKP yang menunjukkan bekas-bekas yang ditinggalkan dalam insiden kecelakaan beruntun tersebut.

Namun, karena pengemudi tersebut telah meninggal dunia, maka proses hukumnya dihentikan. Hal itu sesuai dengan pasal 77 KUHP dimana disebutkan, tersangka yang telah meninggal dunia maka proses hukumnya dihentikan.

Hanya saja, kasus kecelakaan ini tetap dilanjutkan. Pihaknya masih menunggu pemeriksaan terhadap pengemudi sedan Mercedes Benz yang saat ini masih menjalani perawatan medis.

“Kalau memang ada unsur-unsur kelalaian dipihak pengemudi sedan, bisa saja naik statusnya dari saksi menjadi tersangka.”

Sebab, berdasarkan penyelidikan pengemudi sedan tersebut diduga lalai dalam berkendara. Beberapa keterangan saksi mata menyebutkan, bahwa sedan tersebut mendahului kendaraan yang ada di depannya dari sebelah kiri.

Hanya saja, pihaknya masih harus memeriksa pengemudi sedan tersebut untuk memperkuat alat bukti yang telah didapatkan.

“Pengemudi sedan belum bisa kami mintai keterangan. Dia masih dalam kondisi sakit dan masih berkabung, karena anaknya juga menjadi korban dalam kecelakaan tersebut.”

Seperti diberitakan, kecelakaan beruntun terjadi di jalan tol Semarang – Solo, KM 485.600 di wilayah Dukuh Jambean, Desa Mojolegi, Kecamatan Teras, Boyolali. Kecelakaan terjadi Selasa (8/9/2020) pukul 20.30 WIB.

Kecelakaan di lajur Solo arah Semarang tersebut melibatkan 4 kendaraan, yakni mobil Honda CRV, sedan Mercedes Benz, truk dan minibus Toyota HiAce. Tiga orang meninggal dalam kejadian tersebut.

Dua orang di lokasi kejadian. Yaitu, pengemudi dan penumpang Honda CRV, R Deddy Eryanto dan Sonya Windawaty, asal Jojoran I Blok K Kavling 32, Rt 05/13, Kelurahan Mojo, Kecamatan Gubeng, Surabaya. Satu lagi meninggal dalam perawatan di rumah sakit. (Joko Murdowo)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan