Nekat Demo Tak Berizin, Puluhan Orang Diciduk Polisi

0
unjuk-rasa-kamisan-solo
DIAMANKAN- Puluhan pengunjuk rasa yang diamankan petugas di Polresta Surakarta, Kamis (24/9) sore. (suaramerdekasolo.com/Sri Hartanto)

SOLO, suaramerdekasolo.com– Nekat demo karena tidak diberi izin, puluhan orang diamankan petugas Polresta Surakarta.

Pada awalnya, puluhan orang berunjuk rasa, di Jalan Adi Sucipto, tak jauh dari SPBU Manahan, pada Kamis (24/9) sekitar pukul 14.30 WIB.

Dalam aksi itu, ada beberapa peserta aksi diketahui membawa senjata tajam (sajam) seperti cutter dan palu, serta bendera bertulisan Aliansi Pelajar Sukoharjo.

Puluhan pendemo berasal dari mahasiswa dan pelajar.

Para pendemo diamankan, menurut Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, karema aksi mereka tidak berizin. “Kami memang tidak memberikan izin karena aksi tersebut akan mengundang kerumanan di tengah masa pandemi covid-19 seperti sekarang ini,” tandasnya.

Ditambahkan Kapolresta meski mereka tidak mengantongi izin, namun tetap melakukan aksi atau unjuk rasa.

“Ternyata mereka nekat menggelar aksi yang rencananya dari SPBU Manahan ke DPRD Surakarta, makanya kita minta mereka untuk membubarkan diri,” kata Ade Safri saat ditemui di Mapolresta.

Namun bukannya bubar, Ade menyebut sebagian orang memprovokasi untuk menyerang petugas.

“Mereka malah berkata ‘serbu’ ke petugas dan membawa senjata tajam. Sehingga kami lakukan tindakan tegas dan diamankan di Mapolresta,” tegas dia.

Mantan Dirreskrimsus Polda Lampung itu menegaskan, pihaknya tidak melarang aksi menyampaikan pendapat, namun dilakukan secara daring saat masa pandemi covid-19 yang virusnya dapat mengancam kepada siapapun.

“Dari aturan termasuk Gugus Tugas Covid-19 sudah jelas itu dilarang, karena dikhawatirkan bisa jadi penularan virus Corona,” tegas perwira menengah berpangkat melati tiga dipundak tersebut. (Sri Hartanto)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan