Hasil Swab, Pj Sekda Sukoharjo Widodo Dinyatakan Negatif Covid-19

0
covid-19-terkini
FOTO ILUSTRASI

SUKOHARJO,suaramerdekasolo.com – Penjabat (Pj) Sekda Sukoharjo, Widodo diketahui terpapar virus corona. Namun, saat ini Widodo sudah dinyatakan sembuh dan bisa beraktivitas kembali. Hasil swab terakhir menunjukkan Widodo sudah negatif corona. Disisi lain, saat ini kasus positif yang menimpa ASN yang berkantor di Lantai 4 Gedung Menara Wijaya sudah menjadi klaster baru.

“Pak Widodo sudah sembuh dan bisa beraktivitas kembali. Hasil tes swab terakhir sudah negatif,” ujar Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, Minggu (27/9/2020).

Dikatakan, saat ini Lantai 4 Gedung Menara Wijaya masih ditutup menyusul adanya penyebaran virus corona di lantai tersebut. Penutupan dilakukan selama 10 hari dan sudah dilakukukan sejak 21 September lalu. Diketahui, ada delapan ASN yang berkantor di Lantai 4 yang terpapar virus corona. Masing-masing tujuh ASN Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan satu dari Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker).
Dari delapan orang tersebut, ujar Yunia, tujuh orang menjalani isolasi mandiri dan satu orang dirawat di rumah sakit karena memiliki kormobit atau penyakit penyerta. “Gugus tugas tidak merekomendasikan penutupan seluruh gedung karena kasus hanya di lantai 4 saja, tidak menyebar di sejumlah lantai,” terang Yunia.

Yunia mengaku sudah melakukan pelacakan pada kasus positif terkait aktivitas sebelumnya. Baik aktivitas didalam gedung maupun di luar gedung. Menurutnya, ada kasus positif yang mengikuti kegiatan lintas OPD dan sudah dilakukan pelacakan untuk memutus rantai penularan virus.

Saat ini, masih terdapat 130 kasus positif corona aktif yang tersebar di 12 kecamatan. Masing-masing Kecamatan Kartasura 40 orang, Kecamatan Grogol 24 orang, Sukoharjo 12 orang, Mojolaban dua orang, Tawangsari tiga orang, Baki 12 orang, Bulu enam orang, dan Nguter enam orang. Kemudian Kecamatan Polokarto tujuh orang, Gatak delapan orang, Bendosari enam orang, dan Kecamatan Weru empat orang. (Heru Susilo)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan