Warung Makan MakanKu Terapkan Protokol Kesehatan

0
makanku-protokol-kesehatan
AMATI PRODUK : Ketua Pelaksana Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Surakarta Ahyani mengamati produk-produk makanan siap saji di Warung Makan New Normal Makanku, Kamis (8/10). (smd.com/ari)

SOLO, sms.com – Warung Makan New Normal Makanku disupervisi Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Surakarta, Kamis (8/10).
Dari hasil supervisi, sejumlah kaidah protokol kesehatan telah diterapkan pengelola restoran tersebut. Mulai pembatasan pengunjung dengan pemberian tanda silang di setiap meja, penyediaan tempat cuci tangan yang dilengkapi sabun, penggunaan masker oleh seluruh karyawan, hingga pemasangan papan informasi protokol kesehatan di akses masuk pengunjung.
“Hanya butuh beberapa tambahan, seperti penyediaan lebih banyak hand sanitizer di tempat-tempat strategis dan papan tiga M. Agar pengunjung selalu diingatkan untuk memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun,” terang Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Ahyani, usai peninjauan.
Selain itu tim supervisi juga meminta pengelola warung di Jalan Slamet Riyadi Solo tersebut, untuk memasang peringatan tertulis bagi pengunjung di bawah 12 tahun, berusia lanjut dan hamil. “Dengan protokol kesehatan yang ketat, kami harap kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi dan ekonomi tetap berjalan.”
Ahyani bahkan berharap berbagai varian makanan siap saji di Warung Makan New Normal Makanku bisa menjadi ikon kuliner baru Kota Bengawan. “Rasanya sangat variatif. Bisa juga jadi branding Kota Solo, seperti pempek Palembang atau bakpia Jogja,” tegasnya.
Selain melakukan supervisi, tim juga menyerahkan penghargaan kepada Puspo Wardoyo selaku pemilik Warung Makan New Normal dan Restoran Ayam Bakar Wong Solo atas partisipasinya membantu Pemkot Surakarta dalam menangani Covid-19. Penghargaan diserahkan Ahyani selaku Sekretaris Daerah (Sekda) Surakarta, kepada Korwil Jateng Luky Krisandy.
Sebanyak 14.117 boks nasi kotak telah disumbangkan Puspo kepada Pemkot, dalam penanganan korona sejak April-Juni. Selain itu ia juga menyumbang uang tunai Rp 100 juta.
Sementara itu Puspo mengaku pemberian sumbangan tersebut merupakan hal wajar, mengingat ia lahir dan dibesarkan di Kota Bengawan. “Untuk rekomendasi-rekomendasi yang diberikan Satgas akan segera kami lengkapi. Prinsipnya kami sangat mendukung kebijakan pemerintah dalam menangani Covid-19 ini,” tandasnya. (ari)

Editor : Sarmun

Tinggalkan Pesan