Kampanye Pilwakot Solo, Pasangan Gibran-Teguh Patuhi Protokol Kesehatan

1
gibran-goreng-tempe
GORENG TEMPE : menggoreng tempe. Dalam blusukan di RT 04/RW 20 Kaplingan, Jebres, Jumat (11/9/2020). (suaramerdekasolo.com/dok)

SOLO,sms.com – Pada era pandemi Covid-19 diperlukan strategi yang tepat di dalam berkampanye, agar tidak menciptakan klaster baru pada Pilkada Surakarta.

Tim Pemenangan calon Wali Kota Solo No.1 Gibran Rakabuming Raka -Teguh Prakosa, melalui sekretris tim pemenanganya, Budi Prasetyo mengakuihal tersebut

Budi mengatakan, pelu terobosan yang tepat menjalankan kampanye pada era pandemi semacam ini.

“Kampanye virtual dan daring melalui zoom meeting atau yang sejenis. Kedua model ini, diharapkan mampu menekan laju penyebaran Covid-19 dan tidak menciptakan klaster baru,” kata Bud dalam rilisnya, Minggu (11/10/2020).

Pemkot Surakarta melalui Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo rutin.mengimbau, jika kedua pasangan calon peserta Pilkada Surakarta 2020, pada tahap kampanye tetap melaksanakan gerakan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Sejauh ini Pemkot Surakarta belum menerima lapiran adanya pelanggaran kedua paslon.

“Baik nomor 1 Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa dan Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo) pada tahapan kampanye saat ini. Belum ada laporanya,” kata Hadi Rudyatmo.

Rudy sapaan FX Hadi Rudyatmo menyatakan, meski begitu, tim kampanye diminta menaati aturan KPU dengan melaksanakan kampanye secara daring, dan door to door yang tidak menimbulkan kerumunan yang bisa berpotensi penularan Covid-19.

“Kami melihat tim paslon sudah menjalani apa yang menjadi keputusan KPU dengan menerapkan disiplin protokol kesehatan sehingga Pilkada Surakarta 2020 dipastikan bisa aman COVID-19,” imbuh orang.nomor satu di Kota Solo ini.

Kampanye Daring

Menurut Rudy, jika ada pertemuan atau harus menghadirkan massa dibatasi maksimal 50 orang dengan kursi duduk berjarak sekitar satu meter. Hal ini, sesuai aturan KPU soal penerapan protokol kesehatan.

Kepada penyelenggara Pilkada, yakni KPU untuk memastikan di tempat pemungutan suara aman Covid-19. Jadi sebelum pencoblosan harus disemprot terlebih dahulu dengan disinfektan sehingga lokasi steril.

Sementara itu, Ketua KPU Surakarta, Nurul Sutarti, menuturkan jika tim paslon tidak bisa melakukan kampanye daring, maka dapat dilaksanakan seperti pertemuan terbatas, menghadirkan konstituen yang paling banyak 50 orang dengan tetap menjaga jarak satu meter, menggunakan masker, menyediakan untuk cuci tangan, dan memeriksa suhunya pakai alat pengukur suhu (termo gun).

“Protokol kesehatan tetap dilakukan dan tidak menimbulkan kerumunan. Misalnya, boleh membagikan bahan kampanye secara ‘door to door’, dan tidak boleh menimbulkan kerumunan,” kata Nurul.

Nurul mengakui bahwa KPU hingga saat ini belum menerima laporan soal pelanggaran protokol kesehatan di Solo, dan itu merupakan wewenang dari Bawaslu.(ris)

Editor : Santo

1 KOMENTAR

  1. Halo
    Saya ingin mengumpulkan dana untuk recording, dan saya telah membuat proyek crowdfunding. Dalam rangka mendokumentasikan lagu2 karya saya …
    Bantu kita menggalang dana untuk maksud tersebut, atau bisa transfer langsung ke Cimb Niaga a/n. Santosa Budi Wiyarto no. Rek. 082133523160
    atau juga bisa lewat no rek. 0511-01-027857-50-4 BRI a/n Nanik retno kustiyah, SE
    Jika saya dapat terlebih dahulu mendapatkan dukungan dari rekan-rekan yang telah saya kenal, maka proyek saya akan dapat menerima dukungan dari pengguna di seluruh dunia, jadi tolong bantu dengan memberikan dukungan!

    Anda bisa banyak membantu, tidak cuma lewat dukungan tetapi juga lewat berbagi tentang proyek saya, itu sebabnya mohon berkenan bantuannya
    Sb Wiyarto

    https://drive.google.com/file/d/1-fA5e323kqMEjDeFR0QPScUW00rcmoip/view?usp=drivesdk

Tinggalkan Pesan