Protes, Pedagang Kios Stasiun Minta Keadilan

0
pedagang-klaten-protes-pt-kai

KLATEN,sms.com – Pedagang yang menempati perkiosan di stasiun Klaten memprotes pengakhiran perjanjian sepihak yang dilakukan PT KAI. Mereka menggelar aksi di depan kios yang berlokasi di Jalan Kopral Sayom, Klaten Tengah, Jumat (16/10) pagi. Mereka juga mengadu kepada Komisi 1 DPRD Klaten.

Para pedagang membawa tulisan bertuliskan kata-kata protes. Mereka berharap bisa tetap berjualan di lokasi yamg sudah ditempati sejak tahun 1990. Pertengahan tahun 2020 ini, mereka juga menandatangi kontrak sewa hingga tahun 2021.

”Kami baru saja memperpanjang kontrak sewa kios 1 Agustus 2020 sampai 31 Juli 2021. Namun tiba-tiba ada surat dari PT KAI tertanggal 8 Oktober, kami terima 13 Oktobet yang meminta meninggalkan kios paling lambat 31 Oktober 2020,” kata Bambang Mulyanto Sekretaris
Paguyuban Perkiosan Stasiun Klaten (Pakisstalen).

Dia menyesalkan tidak ada sosialisasi sebelumnya, dan jangka waktu yang diberikan sangat pendek. Pedagang sudah memperpanjang kontrak sampai Juli 2021 bahkan ada yang sampai September 2021, jadi tidak menyangka akan diminta pergi secepat itu. PT KAI akan menggunakan lokasi itu untuk tiketing kereta listrik yang sedang dibangun. Saat ini, uang sewa dr beberapa pedagang sudah dikembalikan, namun belum semua.

”Bagaimana kami mencari tempat usaha baru dalam waktu 17 hari. Ini keputusan sepihak dan tidak ada sosialisasi sama sekali. Kalaupun harus pergi, kami berharap diberi waktu yang cukup dan kalau bisa direlokasi semua. Total ada 26 kios di lokasi ini,” kata Bambang pedagang kelontong.

Suyatmi dan Katarina, pedagang kelontong sejak tahun 1990 mengaku terkejut mendapat surat dari PT KAI tentang pengakhiran perjanjian. Mereka baru teken kontrak perpanjangan tertanggal 1 agustus 2020, dan berlaku sampai 31 Juli 2021.

”Masa baru saja perpanjangan kontrak senilai Rp 3,8 juta. Tiba-tiba dikasih waktu cuma 20 hari untuk pindah, apa gak nyesek rasanya,” kata Katarina. Saat pedagang di sisi selatan stasiun disuruh pindah, mereka sudah disosialisasi dan diberikan waktu 6 bulan.

Selanjutnya, perwakilan pedagang berdialos dengan Komisi 1 DPRD Klaten. Mereka berharap ada solusi yang tidak merugikan pedagang. Karena bila pindah, mereka akan kehilangan pelanggan. (mer)

Editor : Sarmun

Tinggalkan Pesan