Berharap Segera Hujan Agar Kekeringan Tidak Berkepanjangan

0
bantuan-air-bersih-sragen
MENYABAR DAPAT AIR: Warg Dukuh Kowang, Ngargo Tirto, Sumberlawang antre menunggu mendapat air bersih, bantuan dari Bank Jateng Cabang Sragen, yang dikirim BPBD pada Rabu (14/10/2020). (sms.com/bas)

*Bank Jateng Cabang Sragen Bantu Air Bersih

SRAGEN,sms.com – Mengharapkan bantuan air bersih yang dikirim ke tempat mereka, saat ini menjadi hal yang biasa di daerah-daerah yang mengalami kekeringan di Kabupaten Sragen. Seperti halnya yang dialami warga Dukuh Kowang Desa Ngargo Tirto Kecamatan Sumberlawang.

Ya, meski letaknya dekat dengan Waduk Kedung Ombo (WKO), namun desa ini dikenal sebagai langganan kekeringan di musim kemarau. Seperti sekarang ini, praktis warganya berharap bantuan air bersih, baik dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen, instansi atau organisasi.

Suparmin (39) salah satu warga Dukuh Kowang mengatakan, sudah beberapa bulan ini warga mengalami kekeringan dan kesulitan air bersih. Praktis, warga mengandalkan bantuan air bersih, yang biasanya disalurkan terlebih dulu di tandon yang ada di dukuh mereka. Dari tandon berkapasitas 5.000 liter itu lalu diambil oleh para warga secara bergiliran. “Saat ini kami memang mengandalkan bantuan air bersih karena sumur-sumur sudah mengering,” kata Suparmin.

Bantuan air bersih dari Bank Jateng Cabang Sragen yang dikirim pada Rabu (13/10/2020), misalnya sangat membantu mereka untuk memenuhi kebutuhan air bersih.

Kalau tidak ada bantuan air bersih, biasanya mereka mencari air ke sumur yang ada di area persawahan. Namun jaraknya sekitar 1,5 km sehingga lumayan merepotkan sebab harus mencari air setiap hari. Untuk sebagian warga yang berduit, mereka biasa tidak menunggu bantuan dan membeli air bersih seharga Rp 50.000/1.000 liter. Air tersebut biasa habis dalam waktu 3-4 hari. Dalam sebulan, rata-rata warga harus mengeluarkan uang antara Rp 375.000 hingga Rp 500.000 untuk membeli air bersih. Jumlah itu cukup banyak untuk warga yang tidak mamp membelinya.

“Kami berharap hujan segera datang agar kekeringan tidak berkepanjangan,” tandasnya.

Pemimpin Bank Jateng Cabang Sragen Retno Tri Wulandari, mengatakan bila kegiatan pembagian air bersih di Dukuh Kowang itu sudah kali ketiga dilakukan jajarannya. Sebelumnya, mereka sudah menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di desa-desa di wilayah Kecamatan Gesi dan Kecamatan Sumberlawang.

“Ini wujud kepedulian Bank Jateng Cabang Sragen terhadap masalah kekeringan yang dihadapi warga Sragen,” kata Wulan, panggilan akrabnya. Ke depan, dimungkinkan bantuan air bersih ini ada lagi namun pihaknya belum berkoordinasi lagi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terkait daerah mana yang akan mendapatkan bantuan.

Selama ini, Bank Jateng Sragen selalu memberikan bantuan air bersih di musim kemarau seperti sekarang ini. Hal ini sebagai salah satu bentuk kepedulian mereka terhadap warga masyarakat Sragen.

“Setiap tahun saat kekeringan, kami pasti ikut memberikan bantuan air bersih karena kami ingin sedikit membantu masyarakat yang butuh bantuan air bersih,” tegaas Wulan. (bas)

Editor : Sarmun

Tinggalkan Pesan