Tiap Tahun Kekeringan, Desa Katekan Dibantu Sumur Bor

0
sumur-bor-gantiwarno-klaten
SUMUR BOR : Pjs Bupati Klaten Sudjarwanto Dwiatmoko meresmikan sumur bor bantuan Pemprov Jateng di Desa Ketakan, Gantiwarno, Klaten, Sabtu (17/10/2020).(sms.com/mer)

KLATEN,sms.com – Warga Desa Katekan, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten menyambut gembira bantuan sumur bor dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Setiap tahun, desa yang terletak di perbatasan Gunung Kidul selalu dilanda kekeringan. Dengan adanya sumur bor, masalah kekeringan diharapkan bisa teratasi.

Penyerahan sumur bor di Dukuh Kukutsasi, Katekan yang sudah selesai dibangun dengan dana APBD Provinsi Jateng itu dilakukan Plh Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Tengah Agus Sugiharto kepada Kades Katekan Saridi di desa setempat, Sabtu (17/10/2020).

Acara dilanjutkan peresmian sumur oleh Pjs Bupati Klaten Sudjarwanto Dwiatmoko, disaksikan Camat Gantiwarno Lilis Yuliati, Direktur PDAM Irawan Margono, Kabid SDA Harjoko, sejumlah pejabat terkait dan masyarakat.

“Desa katekan termasuk daerah yang kering pada musim kemarau dan berlebihan air pada musim hujan, karena desa itu menjadi titik pertemuan endapan dari Merapi dan wilayah pegunungan Selatan. Sumur bor diharapkan bisa menjadi solusi permanen mengatasi kekeringan di Katekan,” tegas Sudjarwanto.

Sudjarwanto menjabat sebagai Kepala Dinas ESDM Jateng yang sedang ditugaskan menjadi Pjs Bupati Klaten, itu menjelaskan, bahwa Dinas ESDM memberikan bantuan di seluruh wilayah kekeringan di Jawa Tengah.
Pembuatan sumur bor dipandang lebih efektif dan menjadi solusi jangka panjang dibandingkan menggunakan tracking.

“Setelah melakukan pengeboran sumur ternyata ditemukan debit yang cukup untuk mencukupi kebutuhan wilayah Katekan. Dengan begitu, masalah kekurangan air di masyarakat bisa terselesaikan. Untuk pendistribusian dan pengelolaan air diserahkan kepada desa dan masyarakat. Dana yang digunakan dana desa dan sudah berjalan,” tegas Sudjarwanto.

Pembuatan sumur bor di daerah kekeringan dilakukan Dinas ESDM Jateng setiap tahun. Tahun ini, Klaten mendapatkan bantuan untuk Desa Katekan dengan anggaran sekitar 200 juta.

Pada tahun 2020 ini, di Jawa Tengah dibuat sekitar 90 sumur, termasuk sumur yang dibiayai dana APBN.

“Untuk sumur yang didanai APBD Provinsi Jawa Tengah ada sekitar 20-an dan Klaten biasanya setiap tahun mendapatkan sumur bor baru.Semoga bantuan sumur bor bisa membuat Desa Katekan tidak kekurangan air lagi di musim kemarau,” harap pria asal Desa Katekan itu.

Sementara itu, Desa Katekan masih mengalami masalah kelebihan air pada masa penghujan, karena posisinya berada di daerah pertemuan aliran dari utara dan dari selatan, sehingga air sulit mengalir. Ke depan akan dicarikan solusi untuk mengatasi genangan yang terjadi di Desa Katekan setiap musim penghujan.

Camat Gantiwarno Lilis Yuliati mengucapkan terima kasih pada bantuan sumur bor yang diberikan untuk masyarakat Desa Katekan. Usai penyerahan dilanjutkan peresmian beroperasinya sumur yang dapat mengatasi masalah kekeringan di desa tersebut.

“Setiap musim kemarau, warga kesulitan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Warga sangat terima kasih. Dengan adanya sumur bantuan Gubernur Jateng, diharapkan masalah teratasi. Semoga sumur bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya dan dijaga kebersihannya,”ujar Lilis. (mer)

Editor : Sarmun

Tinggalkan Pesan