Apa Itu Gejala Kecemasan dan Bagaimana Mengatasinya

0

SETIAP orang kadang merasa khawatir atau stres dari waktu ke wakut, itu adalah sesuatu yang wajar. Namun jika perasaan khawatir tersebut berlebihan atau tak terkendali, bisa jadi Anda mengalami gejala kecemasan atau anxiety disorder.

Sering kali, orang dengan gejala kecemasan ini memikirkan sesuatu yang belum terjadi, tetapi menganggapnya sesuatu yang sangat membahayakan dirinya. Padahal, hal itu belum terjadi dan baru sebatas angan-angan saja. Hal itulah yang kemudian menghambat orang-orang dengan gejala kecemasan dalam beraktivitas.

Dalam artikel ini, kita akan membahas apa itu kecemasan, berbagai jenis kecemasan, dan perawatan apa saja yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi kecemasan tersebut.

Apakah Itu Kecemasan?

Kekhawatiran dan ketakutan adalah bagian perasaan yang normal dan kerap kali dialami setiap orang. Namun, bagi orang dengan gangguan kecemasan, ketakutan ini sangat kuat, berlebihan, dan terus-menerus. Parahnya, hal tersebut bisa disebabkan karena keadaan sehari-hari yang tidak mengancam jiwa.

Perasaan cemas dan panik ini sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, sulit dikendalikan dan memang sebaiknya harus segera diatasi.

Penyebab Kecemasan

Penyebab pasti dari kecemasan belum sepenuhnya dipahami, tetapi yang pasti banyak faktor yang menjadi pemicunya. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sifat yang diwariskan seperti kimia otak dapat berperan. Faktor lingkungan seperti kondisi hidup yang sulit atau pengalaman hidup yang traumatis, termasuk pelecehan seksual atau fisik, juga dapat memicu kecemasan.

Selain itu, beberapa kondisi medis seperti diabetes, masalah pernapasan, penyakit jantung dan nyeri kronis, juga dapat menjadi faktor penyebab kecemasan. Penggunaan narkoba atau alkohol juga dapat menimbulkan kecemasan pada beberapa orang.

Ciri-ciri Gejala Kecemasan

Kecemasan dapat muncul dengan sendirinya dalam banyak hal, baik secara fisik maupun emosional. Gejalanya bisa bervariasi pada setiap orang, tetapi secara umum berikut adalah beberapa ciri-cirinya:

Kesulitan mengontrol kekhawatiran
Gelisah atau mudah tersinggung
Sulit konsentrasi
Gangguan tidur
Pusing
Detak jantung berdebar kencang
Masalah pernapasan seperti napas cepat atau sesak napas
Mual
Gemetar
Otot wajah, leher, punggung, atau area lain tegang
Berkeringat
Masalah gastrointestinal
Tangan atau kaki yang dingin, berkeringat, mati rasa, atau kesemutan

Cara Mengatasi Kecemasan

Untungnya, banyak orang yang mengalami kecemasan mampu mengurangi atau mengelola gejala ini dan mendapatkan kembali kendali penuh atas hidup mereka. Berikut adalah beberapa jenis perawatan untuk gejala kecemasan yang paling umum:

Psikoterapi: Pengobatan ini juga dikenal sebagai terapi bicara, artinya bekerja dengan terapis untuk mengurangi gejala kecemasan. Terapi Perilaku Kognitif adalah jenis psikoterapi yang paling terkenal. Ini membantu orang mengelola kecemasan dengan memahami hubungan antara apa yang mereka pikirkan, bagaimana perasaan mereka dan bagaimana mereka berperilaku.

Obat kecemasan: Beberapa jenis obat dapat meredakan gejala kecemasan. Misalnya, beberapa antidepresan dapat mengurangi kecemasan jika digunakan seiring waktu. Dokter mungkin juga meresepkan obat penenang tertentu untuk mengobati gejala jangka pendek.

Pendekatan kesehatan pelengkap: Sejalan dengan pengobatan atau psikoterapi, pendekatan lain dapat membantu mengatasi kecemasan. Kegiatan yang dapat membuat membuat rileks dan menenangkan seperti meditasi, musik, teknik relaksasi, yoga, dan olahraga adalah beberapa contoh yang bisa dilakukan.

Mengurangi Gejala Kecemasan

Untuk meredakan gejala kecemasan (jika dianggap belum terlalu parah), Anda dapat mengambil langkan-langkah sederhana yang dapat dilakukan sehari-hari, seperti:

Tetap aktif secara fisik
Menghindari alkohol atau narkoba
Tidak merokok
Menghindari kafein
Menggunakan teknik manajemen stres dan relaksasi seperti meditasi dan visualisasi
Berpikir positif
Menjadikan tidur sebagai prioritas
Konsumsi makan-makanan yang sehat
Olahraga secara teratur

Itulah beberapa cara untuk mengatasi gejala kecemasan. Pola pikir juga memainkan peranan penting dalam proses penyembuhan. Segera hubungi dokter jika kecemasan sudah sangat tak terkendali.

orang kadang merasa khawatir atau stres dari waktu ke wakut, itu adalah sesuatu yang wajar. Namun jika perasaan khawatir tersebut berlebihan atau tak terkendali, bisa jadi Anda mengalami gejala kecemasan atau anxiety disorder.

Sering kali, orang dengan gejala kecemasan ini memikirkan sesuatu yang belum terjadi, tetapi menganggapnya sesuatu yang sangat membahayakan dirinya. Padahal, hal itu belum terjadi dan baru sebatas angan-angan saja. Hal itulah yang kemudian menghambat orang-orang dengan gejala kecemasan dalam beraktivitas.

Dalam artikel ini, kita akan membahas apa itu kecemasan, berbagai jenis kecemasan, dan perawatan apa saja yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi kecemasan tersebut.

Apakah Itu Kecemasan?

Kekhawatiran dan ketakutan adalah bagian perasaan yang normal dan kerap kali dialami setiap orang. Namun, bagi orang dengan gangguan kecemasan, ketakutan ini sangat kuat, berlebihan, dan terus-menerus. Parahnya, hal tersebut bisa disebabkan karena keadaan sehari-hari yang tidak mengancam jiwa.

Perasaan cemas dan panik ini sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, sulit dikendalikan dan memang sebaiknya harus segera diatasi.

Penyebab Kecemasan

Penyebab pasti dari kecemasan belum sepenuhnya dipahami, tetapi yang pasti banyak faktor yang menjadi pemicunya. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sifat yang diwariskan seperti kimia otak dapat berperan. Faktor lingkungan seperti kondisi hidup yang sulit atau pengalaman hidup yang traumatis, termasuk pelecehan seksual atau fisik, juga dapat memicu kecemasan.

Selain itu, beberapa kondisi medis seperti diabetes, masalah pernapasan, penyakit jantung dan nyeri kronis, juga dapat menjadi faktor penyebab kecemasan. Penggunaan narkoba atau alkohol juga dapat menimbulkan kecemasan pada beberapa orang.

Ciri-ciri Gejala Kecemasan

Kecemasan dapat muncul dengan sendirinya dalam banyak hal, baik secara fisik maupun emosional. Gejalanya bisa bervariasi pada setiap orang, tetapi secara umum berikut adalah beberapa ciri-cirinya:

Kesulitan mengontrol kekhawatiran
Gelisah atau mudah tersinggung
Sulit konsentrasi
Gangguan tidur
Pusing
Detak jantung berdebar kencang
Masalah pernapasan seperti napas cepat atau sesak napas
Mual
Gemetar
Otot wajah, leher, punggung, atau area lain tegang
Berkeringat
Masalah gastrointestinal
Tangan atau kaki yang dingin, berkeringat, mati rasa, atau kesemutan

Cara Mengatasi Kecemasan

Untungnya, banyak orang yang mengalami kecemasan mampu mengurangi atau mengelola gejala ini dan mendapatkan kembali kendali penuh atas hidup mereka. Berikut adalah beberapa jenis perawatan untuk gejala kecemasan yang paling umum:

Psikoterapi: Pengobatan ini juga dikenal sebagai terapi bicara, artinya bekerja dengan terapis untuk mengurangi gejala kecemasan. Terapi Perilaku Kognitif adalah jenis psikoterapi yang paling terkenal. Ini membantu orang mengelola kecemasan dengan memahami hubungan antara apa yang mereka pikirkan, bagaimana perasaan mereka dan bagaimana mereka berperilaku.

Obat kecemasan: Beberapa jenis obat dapat meredakan gejala kecemasan. Misalnya, beberapa antidepresan dapat mengurangi kecemasan jika digunakan seiring waktu. Dokter mungkin juga meresepkan obat penenang tertentu untuk mengobati gejala jangka pendek.

Pendekatan kesehatan pelengkap: Sejalan dengan pengobatan atau psikoterapi, pendekatan lain dapat membantu mengatasi kecemasan. Kegiatan yang dapat membuat membuat rileks dan menenangkan seperti meditasi, musik, teknik relaksasi, yoga, dan olahraga adalah beberapa contoh yang bisa dilakukan.

Mengurangi Gejala Kecemasan

Untuk meredakan gejala kecemasan (jika dianggap belum terlalu parah), Anda dapat mengambil langkan-langkah sederhana yang dapat dilakukan sehari-hari, seperti:

Tetap aktif secara fisik
Menghindari alkohol atau narkoba
Tidak merokok
Menghindari kafein
Menggunakan teknik manajemen stres dan relaksasi seperti meditasi dan visualisasi
Berpikir positif
Menjadikan tidur sebagai prioritas
Konsumsi makan-makanan yang sehat
Olahraga secara teratur

Itulah beberapa cara untuk mengatasi gejala kecemasan. Pola pikir juga memainkan peranan penting dalam proses penyembuhan. Segera hubungi dokter jika kecemasan sudah sangat tak terkendali. (ivan)

Editor : Sarmun

Tinggalkan Pesan