Boleh Gelar Hajatan Asalkan Pakai Sistem Mbanyu Mili

0
hajatan-boyolali
SELAMAT: Tamu memberikan ucapan selamat kepada mempelai dan keluarga dalam pembuatan video hajatan saat pandemi Covid-19. (sms.com/jm)

BOYOLALI,sms.com – Meskipun masa pandemi Covid-19, namun masyarakat tetap bisa menggelar hajatan. Yaitu dengan sistem mbayu mili atau sistem berjalan terus.

Terkait hal itu, Pemkab Boyolali melalui Kantor Kesbangpol setempat membuat video terkait tata cara menggelar hajatan yang aman sesuai protokol kesehatan. Intinya, tidak ada pesta di tempat ataupun pesta sistem berdiri.

“Jadi, sistemnya mbanyu mili, terus berjalan,” ujar Kepala Kesbangpol Boyolali, Suratno disela- sela pembuatan video di halaman Kantor Kebangpol setempat, Selasa (27/10).

Adapun tata caranya, tamu yang datang langsung dicek suhunya dan mencuci tangan menggunakan hand sanitizer yang telah disiapkan. Selanjutnya, tamu memasukkan amplop sumbangan dan menerima souvenir.
Tamu kemudian memberikan ucapan kepada pasangan pengantin dan keluarga dari jarak yang telah ditentukan. Tamu lalu dipersilahkan mengambil paket menu makanan yang telah disiapkan untuk dibawa pulang.

“Jadi tamu tidak berhenti di tempat hajatan. Tak ada sesi foto maupun makan di tempat.”

Nantinya, video akan disebarkan ke masyarakat sebagai tuntunan saat menggelar hajatan. Namun demikian, sebelum pesta hajatan, pihak keluarga atau panitia wajib mengajukan proposal kepada Satgas Covid tingkat kecamatan.

“Proposal mencakup jumlah tamu undangan, hiburan dan tempat. Yang penting lagi, hajatan tak boleh digelar malam hari. Hajatan harus digelar siang hari.”

Terkait hal itu, maka Forkopimda Boyolali bakal mengeluarkan surat edaran pada awal November mendatang. “Surat edaran ini sekaligus menjawab keinginan para pelaku seni agar tetap bisa menggelar pentas hiburan lagi.” (jm)

Editor : Sarmun

Tinggalkan Pesan