Eko Prasetyo Pelaku Pembunuhan Bedosari Jalani Tes Kejiwaan

0
pembunuhan-wanita-sukoharjo
FOTO/DOK

SUKOHARJO,sms.com – Eko Prasetyo (30), pelaku pembunuhan Yulia (42), warga Pasar Kliwon, Kota Solo menjalani pemeriksaan kejiwaan di RSUD Ir Soekarno Sukoharjo pada Selasa (27/10/2020).

Eko dikawal ketat aparat kepolisian saat menjalani pemeriksaan kejiwaan. Eko menggunakan kursi roda menuju ruang pemeriksaan. Kasatreskrim Polres Sukoharjo AKP Muhammad Alfan mengatakan pemeriksaan kejiwaan dilakukan untuk mengetahui kondisi psikologis pelaku.

“Kita masih menunggu hasil pemeriksaan kejiwaannya,” katanya. Untuk diketahui, jasad wanita ditemukan dengan kondisi mengenaskan yang terbakar di dalam mobil Daihatsu Xenia AD 1526 EA pada Selasa (20/10/2020) malam.

Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan saksi. Dari hasil olah TKP itu diperoleh identitas jasad wanita bernama Yulia (42), warga Pasar Kliwon, Kota Solo. Yulia merupakan istri dokter spesialis syaraf di salah satu rumah sakit di Wonogiri sekaligus pemilik toko sandal di kawasan Gajahan, Solo. 

Setelah melalui penyelidikan, polisi juga berhasil membekuk Eko Prasetyo warga Ngesong, Desa Puhgogor, Kecamatan Bendosari, Sukoharjo, di rumahnya. Eko sendiri ternyata merupakan rekan bisnis Yulia.

Eko tega menghabisi Yulia karena terlilit utang senilai Rp145 juta.
Yulia dihabisi di kandang ayam dengan cara dipukul menggunakan linggis tepat dibagian kepala. Pelaku memukul korban dengan linggis sebanyak dua kali lalu menyeret tubuh korban ke kandang ayam. Di saat sekarat pelaku meminta nomor PIN ATM korban.

Selain mengambil uang Rp 8 juta milik korban yang ada di dalam tasnya, pelaku juga mengambil Rp15 juta dari ATM korban.

Untuk menghilangkan barang bukti, pelaku lantas memasukkan tubuh Yulia yang sudah tak bernyawa ke jok belakang mobil Xenia. Pelaku membawa mobil dan memarkirkannya di halaman Toko bangunan Mekar Jaya pukul 22.00 WIB. Pelaku lantas membakar mobil tersebut hingga akhirnya terungkap kasus pembunuhan sadis yang menimpa istri dokter tersebut.

“Pelaku dijerat pasal berlapis yakni pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dan pasal 187 KUHP tentang pembakaran. Pelaku terancam hukuman mati,” jelas AKP Muhammad Alfan. (Hs).

Tinggalkan Pesan