Status Gunung Merapi Siaga, Masyarakat Diminta Siap Mengungsi

0
pendakian-gunung-merapi
GUNUNG MERAPI: Kawasan Puncak Gunung Merapi dilihat dari alur Sungai Woro, Kecamatan Kemalang. (suaramerdekasolo.com/Achmad H)

BOYOLALI,sms.com – Seiring kenaikan status Gunung Merapi oleh Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta dari waspada menjadi siaga, Pemkab Boyolali langsung melakukan antisipasi. Masyarakat lereng Merapi di wilayah Kecamatan Selo langsung diminta untuk siap mengungsi sewaktu- waktu.

“Jadi, masyarakat sudah siap mengungsi jika sewaktu- waktu terjadi erupsi Merapi,” ujar Sekda Boyolali, Masruri, Kamis (5/11/2020).

Bahkan, pihaknya sudah mengirimkan satu unit truk ke Desa Klakah, Kecamatan Selo. Kendaraan tersebut dapat dimanfaatkan untuk membantu warga engungsi saat terjadi erupsi Merapi. Sedangkan untuk Desa Tlogolele dan Desa Jrakah, bakal memanfaatkan kendaraan milik warga setempat.

“Dalam kondisi seperti ini, semua kendaraan milik warga sudah diparkir menghadap ke jalan. Jadi sewaktu- waktu, siap dimanfaatkan langsung untuk mengungsi.”

Pihaknya juga sudah meminta camat setempat untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat di tiga desa terdekat puncak Merapi tersebut. Yaitu, Desa Tlogolele meliputi Dukuh Belang, Takeran dan Stabelan; Desa Jrakah (Dukuh Jarak dan Sepi).

“Kemudian Desa Klakah mencakup Dukuh Sumber, Bakalan dan Bangusari, Klakah Dhuwur. Untuk jalur evakuasi sudah kami cek, kondisinya bagus.”

Terkait persiapan yang perlu dilakukan warga, Sekda meminta masyarakat menyiapkan agar mereka menyiapkan surat berharga seperti sertifikat maupun uang. Sewaktu- waktu harus mengungsi, dapat segera dibawa.

sekda-boyolali
FOTO DIRI : Sekda Byolali, Masruri

“Namun, jika terjadi erupsi Merapi kali ini, sepertinya tak begitu besar. Seperti terjadi pada erupsi tahun 2006 lalu.”

Bagaimana dengan kesiapan tempat pengungsian ? Dijelaskan, sudah dalam kondisi siap. Untuk pengungsian warga Desa Tlogolele sudah ditetapkan di Mertoyudan, Magelang.

Kemudian bagi warga Desa Klakah, Kecamatan Selo adalah di Desa Nggantang, Kecamatan Sawangan, Magelang. Sedangkan untuk tempat pengungsian warga Desa Jrakah di Desa Karanggeneng, Kecamatan Boyolali Kota.

Pemkab Boyolali sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah di desa yang bakal menjadi tempat pengungsian tersebut.” (jm)

Editor : Sarmun

Tinggalkan Pesan