Hilangkan Kejenuhan, Anak- anak Pengungsi Merapi Diajak Bermain dan Berolahraga

0
senam-pengungsi-merapi
SENAM: Aiptu Tri Prahasto mengajak anak- anak di TPPS Tlogolele, Boyolali, Kecamatan Selo senam bersama. (sms.com/jm)

BOYOLALI,sms.com – Langkah positif dilakukan jajaran Polres Boyolali terhadap para pengungsi bencana Gunung Merapi. Yaitu dengan berupaya membantu pengungsi, utamanya anak- anak agar tidak trauma.

Seperti terlihat di tempat penampungan pengungsian sementara (TPPS) Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, Minggu (15/11/2020). Di sana, ada 20 anak yang ikut mengungsi bersama orang tuanya. Mereka berasal dari Dukuh Stabelan, Takeran dan Belang yang berjarak 3,5 – 4 km dari puncak Merapi.

Anak- anakpun nampak ceria diajak bermain bersama oleh Aiptu Tri Prahasto. Sejumlah anak tanpa ragu langsung mengikuti dirinya di halaman TPPS untuk senam. Mereka menirukan gerakan tangan dan kaki yang diperagakan Aiptu Tri Prahasto.

Setelah itu, anak-anakpun bermain bersama dengan aneka mainan di TPPS. Sesekali, anak- anak itupun tersenyum, bahkan tertawa lepas. Mereka seakan bisa melupakan derita karena harus meninggalkan rumahnya ke tempat pengungsian.

Menurut Aiptu Tri Prahasto, apa yang dilakukan sekedar membantu anak- anak tersebut agar bisa tetap ceria. Mereka sebenarnya sudah cukup lama menderita karena tak bisa sekolah dan bertemu guru akibat wabah Covid-19.

“Ini ditambah dengan ancaman erupsi Gunung Merapi, tentu mereka sangat sedih.”

Apalagi, beberapa anak juga pernah mengalami hidup di pengungsian saat bencana erupsi Merapi tahun 2010 lalu. Saat itu, tak hanya warga di lereng Merapi wilayah Kecamatan Selo saja yang mengungsi.

“Namun juga sebagian warga di wilayah Kecamatan Cepogo dan Musuk.”

Terpisah, Sekda Boyolali, Masruri kembali mengingatkan masyarakat di kawasan rawan bencana (KRB) III Merapi agar mematuhi anjuran untuk mengungsi di TPPS desa setempat. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya bencana erupsi Merapi. (jm)

Editor : Sarmun

Tinggalkan Pesan