Keteguhan Kasmi Kelola Pensiunan Suami Bawa Berkah Dapat Hadiah Mobil Expander

0
mobil expander karanganyar
MOBIL EXPANDER – Kasmi saat menerima duplikat kunci mobil dari Bupati Juliyatmono didampingi Direktur Bank Jateng Pujiono. (sms.com/jdh)

KARANGANYAR,sms.com – Dua tahun lalu saat suaminya yang guru SD di Jatiyoso meninggal, Kasmi (58), warga Desa Sambi, Jatiyoso bak jatuh tertimpa tangga. Namun karena kesabaran dan keteguhannya, dia mengelola peninggalan suaminya, berbuah manis. Sebuah mobil Mitsubishi Expander dari Bank Jateng kini nangkring di rumahnya.

‘’Ini memang karunia Allah dan berkah kesabaran dan istiqomah. Bayangkan saya harus mengelola empat anak sendirian, hanya bermodal pensiunan suami. Namun semua saya terima dengan sabar. Dan mungkin ini hadiah dari Allah untuk keluarga kami,’’ kata Kasmi saat menerima duplikat kunci mobil dari Bupati Karanganyar Juliyatmono.

Seumur-umur dia tidak pernah mimpi bersalaman dengan Bupati, karena dia hanya orang desa. Namun hari itu dia bisa berdekatan dengan orang nomor satu di Karanganyar itu, dan juga Direktur Bisnis dan Korporasi Bank Jateng, Pujiono.

Kasmi mengaku tidak mendapat firasat apapun. Hanya selama ini uang tinggalan suaminya dikelola dengan baik untuk membesarkan empat anak tinggalan suaminya. Dua anaknya kini sudah berkeluarga, satu anak masih kuliah, dan yang bungsu masik SMA.

Sebagai ibu rumah tangga dia harus membanting tulang, mengelola sawah yang tidak seberapa, dan mengelola pensiunan yang cukup untuk hidup di desa. Masih ada sisa uang pensiunan yang dia tabung di Bank Jateng sampai terkumpul Rp 56 juta lebih.

Dikira Penipuan

Uang itulah yang dia harap bisa mencukupi dan mengentaskan anaknya yang dua orang lagi. Dia harus berhemat. Beruntung dia hidup di desa sehingga tidak neko-neko sehingga peninggalan suaminya masih sisa untuk ditabung.

Tidak dinyana saat undian di Semarang, nomor rekeningnya muncul sebagai pemenang utama hadiah mobil untuk wilayah Karanganyar. Semula dia tidak menyangka, saat diberi tahu lewat ponsel. Sebab banyak penipuan lewat SMS.

Baru setelah Danar, petugas Bank Jateng datang untuk mengundangnya dalam penerimaan hadiah di Karangpandan, dia percaya. Dan untuk meyakinkan, dia ajak anak perempuannya agar tidak tertipu. Dan barulah dia yakin saat hadiah diserahkan Bupati Juliyatmono.

‘’Ada petugas dari Bank Jateng yang datang ke rumah. Padahal rumah saya di pelosok. Untung setelah bertanya ke sana kemari bisa juga sampai ke Sambi. Sehingga kabar itu tidak bohong. Apalagi saat ada Bupati segala, jadi tambah yakin,’’ kata Kasmi.

Mobil itu meski dia hidup di desa, tidak akan dijual, dan menjadi kenang-kenangan baginya. Buah kesabarannya, dan juga terutama untuk keluarganya jika ingin berjalan-jalan. Dia berterima kasih pada Allah karena sudah mengkaruniainya sebuah kendaraan. Semoga saja berkah untuknya.(joko dh)

Editor : Sarmun

Tinggalkan Pesan