Tidak Boleh Selenggarakan Pesta Pergantian Tahun di Bumi Intanpari

0
pergantian-tahun-baru-karanganyar
FOTO DIRI : Bupati Karanganyar, Juliyatmono. (sms.com/jdh

KARANGANYAR,sms.com – Bupati Karanganyar melarang siapapun menyelenggarakan pesta pergantian tahun. Tdak terkecuali hotel, tempat hiburan, restoran, cafe, ataupun tempat wisata. Termasuk membunyikan petasan, kembag api, seperti tahun lalu.

‘’Sebetulnya sudah ada yang menawari memberikan bantuan berupa kembang api. Tetapi saya tolak, sebab pasti hal itu akan menjadikan kerumunan warga. Dan saya tidak ingin pesta kembang api akan jadi klaster baru Covi-19, jadi tidak usah saja,’’ kata Bupati Karanganyar, Rabu (25/11/2020).

Karanganyar tahun lalu sempat menjadi satu-satunya daerah yang masih berani membunyikan kembang api. Ada pesta kembang api di depan kantor Bupati, ada pesta kembang api di Tawangmangu, dan tempat lain.

Walau Gubernur Jateng Ganjar Pranowo sudah mengimbau agar menghentikan pesta kembang api di malam pergantian tahun, namun karena Karanganyar lebih dulu sudah menjanjikan pesta kembang api bantuan pengusaha Karanganyar yang sukses berusaha di Jakarta, maka pesta kembang api tetap dilaksanakan usai pengajian di Masjid Agung.

Sekarang ini, karena angka korban Covid-19 terus naik,menjadi 311 orang terkonfirmasi Corona, maka agar tidak semakin banyak maka semua kegiatan yang bisa mengundang kerumunan massa ditiadakan. Tidak ada lagi pengajian jelang malam pergantian tahun, termasuk pesta kembang api.

Sebetulnya sudah ada wilayah yang meminta izinn membunyikan kembang api, walau tanpa penonton. Tapi Bupati tetap tidak mengizinkan. Sebab saat kembang api berbunyi di udara dan memancarkan kembang api, maka akan jadi alat mengundang massa. Itu yang tidak dia inginkan.

‘’Wis ra sah nganggo kembang api sik tahun ini, sangat riskan. Saya tidak ingin pesta tahun baru jadi klaster baru penyebaran Covid-19. Termasuk yang akan mengundang artis, pertunjukan, orkes melayu, jangan dulu diadakan,’’ kata dia.

Bupati akan mengintensifkan pemeriksaan dan patroli Satpol PP dan polisi untuk mencegah siapapun yang berkerumun. Pemeriksaan akan dilakukan sedini mungkin agar tidak kecolongan ada pihak yang nekat mengadakan pesta. (jdh)

Editor : Sarmun

Tinggalkan Pesan