2 Tersangka Pemasok Sabu Ditangkap

0
narkoba-klaten
SABU : Kasatnarkoba Polres Klaten AKP Mulyanto menunjukkan barang bukti sabu dan diamankan dari dua tersangka.(sms.com/mer)

*Merawat Ayam Diupah Sabu

KLATEN,sms.com – Satnarkoba Polres Klaten membekuk dua tersangka pemasok sabu, Albertus Widiawan (34) dan Bayu Reno (36) warga Desa Karanganom, Kecamatan Klaten Utara. Albertus adalah residivis yang baru 10 bulan keluar dari Lapas Nusakambangan.

Pengungkapan kasus berawal dari kecurigaan Satnarkoba Polres Klaten pada adanya transaksi narkoba yang sering berlangsung di Dukuh Morangan, Desa Karanganom. Setelah dilakukan penyelidikan, akhirnya polisi berhasil mengamankan Bayu Reno, 4 November lalu.

”Tersangka ditangkap di pinggir jalan di Morangan karena diduga telah bertransaksi narkotika jenis sabu. Setelah digeledah, kami temukan narkotika jenis sabu seberat 1,16 gram,’’ kata Kasatnarkoba Polres Klaten, AKP Mulyanto.

Setelah diperiksa, diperoleh keterangan bahwa Bayu mendapatkan barang haram itu dari Albertus. Sabu itu diberikan kepada Bayu sebagai upah karena telah merawat, memberi makan dan memandikan ayam milik Albertus. Polisi pun segera menangkap Albertus selaku pemasok.

Dari tangan Albertus, disita 13 plastik klip kecil berisi serbuk kristal warna putih yang diduga narkotika golongan I bukan tanaman. Masing-masing seberat 1,19 gram, 1,16 gram, 1,14 gram, 1,14 gram, 1,12 gram, 084 gram, 0,68 gram, 0,68 gram, 0,66 gram, 0,66 gram, 0,65 gram, 064 gram dan 0,63 gram.

Setelah ditimbang dengan pembungkusnya, total beratnya 11,19 gram. Polisi juga mengamankan dompet kecil warna merah putih tempat menyimpan sabu, 13 potongan kertas warna putih dan sebuah handphone.

‘’Berdasarkan pengakuan Albertus, narkotika tersebut adalah milik seseorang yang berada di lapas Nusakambangan. Dia mengaku hanya dititip. Tapi setelah kami lakukan penelusuran Satnarkoba Polres Klaten, alat bukti yang mengarah ke Lapas Nusakambangan tidak ditemukan,’’ tegas Mulyanto.

Dia menambahkan, Albertus baru 10 bulan bebas dari Lapas Nusakambangan, setelah sebelumnya divonis 6 tahun penjara dalam kasus narkoba. Ternyata dinginan jeruji besi tidak membuatnya jera, dan kembali mengulang kesalahan yang sama.
Kedua tersangka diancam dengan Pasal 114 ayat (2) Sub Pasal 112 ayat (2) Sub Pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI No.35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun. Adapun ancaman pidana denda masksimal Rp 10 miliar.

Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu menegaskan, pengungkapan kasus narkoba kali ini ada 2 pelaku dengan barang bukti yang diamankan total 13 gram sabu. Yang ditangkap adalah pengedar dan memesan sabu untuk dikonsumsi. Kedua pelaku sedang diproses,’’ tegas Kapolres.(mer)

Editor : Sarmun

Tinggalkan Pesan