Masa Pandemi Capjikia Marak, 13 Penjudi Digaruk

0
perjudian-karanganyar
JUDI – Kasatreskrim AKP Tegar merilis bukti kejahatan judui capjikia yang makin marak saat pandemi ini. (sms.com/jdh)

KARANGANYAR,sms.com – Gara-gara pandemi Covid-19, sehingga banyak yang di rumah, berakibat mereka kecanduan berjudi memanfaatkan waktu luang. Akibatnya 13 orang digaruk Polres Karanganyar dari Mojogedang, Karanganyar Kota, Tasikmadu, Jaten, dan sejumlah kota lainnya.

‘’Kami memang belum mendalami detail apakah mereka berjudi karena waktunya luang, namun rata-rata mereka muka baru dan usianya sudah di atas 40 tahun. Mereka kami tangkap di warung, tempat nongkrong, dan tempat kongkow lainnya,’’ kata Kasat Reskrim AKP Tegar Satria kepada wartawan, Senin (30/11/2020).

Baca : Mutasi Kasatlantas Dan Kasatreskrim Polres Karanganyar

Yang jelas di masa Covid-19 ini mereka malah mencoba berjudi capjikia, juga domino, judi oklok, dan dari 13 tersangka itu disita uang operasional judi mereka senilai Rp 4 jutaan. Ada yang pemain, ada pengepul atau tambang, dengan cara jika nomor mereka tepat dengan nomor yang keluar dapat berlipat.

Suparno salah seorang penjudi yang ditangkap mengatakan, aktivitas perjudian sebetulnya hanya iseng, bertaruh antara Rp 5.000 sampai Rp 10.000. “Kalau pas tepat bidikannya juga lumayan, tapi kebanyakan luput,” katanya.

Baca : Polres Karanganyar Ribuan Liter Miras dan Puluhan Knalpot Brong Dimusnahkan

Iseng karena kebanyakan nongkrong di warung, kerjaan tidak ada karena pandemi ini, sehingga mereka banyak nongkrongnya, sehingga ketika ada teman menawari judi dia ikut. Biasanya lokasi ketemunya dan pembayarannya juga di warung itu.

Yang jelas, AKP Tegar mengatakan, jangan coba-coba bermain-main dengan judi sebab bisa berdampak pidana. Ke-13 tersangka itu diancam hukuman penjara maksimal 10 tahun dengan tuduhan melanggar pasal 303 KUHP.

Baca : 35 Kasus dan Gasak 46 Tersangka Narkoba, Polres Karanganyar Terima Penghargaan P4GN

‘’Karena itu meski menganggur, nongkrong, gunakan untuk hal yang baik, jangan sampai melanggar hukum sebab bisa berakibat pidana dan dijerat pasal-pasal pelanggaran hukum.  Yang rugi juga diri senndiri.(jdh)

Editor : Sarmun

Tinggalkan Pesan