Saksi dari PDI-Perjuangan Solo Siap Dirapid Tes, Bajo Belum Berlakukan

0
pasangan-bajo-pilwakot-solo
KETERANGAN PERS : Pasangan Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo) dari jalur perseorangan memberikan keterangan di hadapan wartawan menyambut proses verivikasi faktual KPU Kota Surakarta belum lama ini. (suaramerdekasolo.com/Budi Santoso)

SOLO,sms.com – Ketua Tim Pemenangan Bajo, Sigit Prawoso menegaskan rapid test bagi saksi di TPS tidak ada aturan yang mewajibkan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). Hal itu menanggapi pertanyaan wartawan tentang penerapan protokol kesehatan bagi saksi pilwakot Solo yang bertugas di tempat pemungutan suara (TPS).

“Karena tidak ada aturannya, kami tidak berlakukan rapid test saksi di TPS. Kalau sampai saksi diminta rapid test, berarti pemilih juga harus rapid test,” kilahnya.

Meski nihil rapid test, Sigit memastikan pihaknya berkomitmen menerapkan protokol kesehatan di TPS bagi saksi paslon Bajo di TPS. 

“Yang paling rawan itu justru dari pemilih karena kontak dengan banyak orang dari berbagai tempat. Sehingga KPU perlu mewaspadai ini,” tegas Sigit.

Baca : Tingkat Partisipasi Pemilih Pilwakot Solo, Relawan Solo Hebat Bangun Sinergitas dengan Buruh Solo

Pada bagian lain, Wakil Ketua Pemenangan Bidang Petugas Pemilu Gibran-Teguh, YF Sukasno menyatakan, atas intruksi Ketua DPC PDI-Perjuangan FX Hadi Rudyatmo terkait dengan kepatuhan pada protokoler kesehatan, maka diminta tim pemenangan melakukan rapid tes terhadap petugas saksi dari Paslon Gibran-Teguh yang akan ditugaskan di 1.231 TPS.

Karena KPU juga sudah melaksanakan protokoler kesehatan terhadap semua petugas di TPS dan yang dinyatakan sudah lolos rapid tes yang akan bertugas di TPS,” terang Sukasno, Minggu (29/11/2020).

Oleh karena itu lanjut Sukasno, pihaknya juga meminta saksi yang disiapkan Gibran-Teguh juga ikut menjalani rapid tes.
“Ini sebagai bentuk kesadaran dan dukungan Paslon Gibran Teguh terhadap protokel kesehatan di kota solo,” imbuh Ketua Fraksi PDI-Perjuangan di DPRD Kota Surakarta ini.

Baca : Sortir KPU Sukoharjo, Surat Suara Rusak Capai 5.847 Lembar

Diungkapkan sesuai rencana pada 1 Desember 2020 Tim Pemenangan Gibran-Teguh khususnya bidang Petugas Pemilu akan segera menindak lanjuti intruksi Ketua DPC PDI-Perjuangan.

“Harapan kami dengan melakukan rapid tes kepada petugas saksi Gibran Teguh masarakat tidak perlu takut datang ke TPS,” ungkap Sukasno yang juga Ketua Komisi II DPRD Surakarta ini. (bs)

Tinggalkan Pesan