Boyolali Tambah Bangsal Perawatan Covid-19

0
covid-19-boyolali
RSUD: Komplek RSUD Waras Wiris Kecamatan Andong kini dilengkapi bangsal perawatan pasien Covid-19. (sms.com/jm)

BOYOLALI,sms.com – Tingginya kasus Covid-19 di Boyolali terus mendapat perhatian jajaran terkait. Bahkan, Dinkes Boyolali pun menambah ruangan guna merawat pasien Covid-19 tersebut.

Menurut Kepala Dinkes Kabupaten Boyolali, Ratri S Survivalina, di RSUD Waras Wiris Andong telah disiapkan satu bangunan gedung. Yakni gedung Edelweis yang telah terisi sebanyak delapan kamar guna menangani pasien Covid-19.

“Masing-masing kamar nanti bisa diisi dua tempat tidur sehingga kapasitas totalnya yang bisa disiapkan untuk 16 tempat tidur,” ujarnya, Rabu (2/12/2020).

Baca : Wabah Corona, Fraksi dan DPC PDI Perjuangan Boyolali Bantu APD

Dijelaskan, ruangan tambahan tersebut dipersiapkan untuk pasien Covid-19 yang membutuhkan perawatan intensif yakni pasien yang bergejala sedang hingga berat. “Jadi memang kita buat disini itu khusus untuk yang membutuhkan perawatan highly intensif care, membutuhkan perawatan yang lebih canggih untuk penyelamatan jiwa dari penderita Covid-19.”

Hal tersebut dikarenakan rumah sakit rujukan pasien penderita sedang hingga berat yang ada di wilayah Surakarta sudah penuh. Sehingga Pemkab Boyolali berinisiatif membangun bangsal tambahan. Untuk Boyolali, bangsal perawatan selama ini di Brotowali 1 dan Brotowali 2 RSU Pandan Arang.

Bangsal baru tersebut akan  segera dioperasionalkan. Selain dengan tenaga medis yang profesional, disana juga banyak sukarelawan yang bertugas menjadi tenaga kesehatan. Diharapkan, penambahan fasilitas kesehatan ini mampu meningkatkan pelayanan terhadap penderita Covid-19 di Boyolali.

Apalagi, pasien Covid-19 di Boyolali mengalami lonjakan. Pada Selasa (1/12), pihaknya juga mengungkapkan adanya penambahan kasus selama empat hari yakni Sabtu-Selasa (28/11- 1/12) sebanyak 128 kasus.

“Total empat hari itu, ada tambahan 128 kasus yang terdistribusi di 17 kecamatan,” ungkap Lina.

Baca : Kabupaten Boyolali Siapkan RS Khusus Corona

Yaitu,  Kecamatan Boyolali, Mojosongo, Teras, Ampel, Musuk, Nogosari, Sambi, Andong. Adapula kasus yang berasal dari Kecamatan Karanggede, Ngemplak, Tamansari, Banyudono, Sawit, Selo, Gladagsari. Kemusu dan Wonosegoro.

“Dimana jumlah total kasus konfirmasi positif sejumlah 2.098.”

Dari jumlah akumulasi 2.098 kasus tersebut yang posisi masih dirawat ada 204, yang melaksanakan isolasi mandiri 398, sudah selesai isolasi 1.428 dan meninggal 68. Kondisi di Boyolali untuk prosentase kesembuhan sebesar 68 persen.

Sedangkan prosentase kematian ada tiga persen. Berdasarkan indikator yang digunakan dalam penilaian Covid-19 atas status resiko wilayah, Kabupaten Boyolali memiliki nilai 1,92 yang berarti berada di zona resiko sedang atau zona oranye. (jm)

Editor : Sarmun

Tinggalkan Pesan