DPD KAI Jateng Bentuk Advokat Berkualitas

1
dpd-kai-jateng
IKUTI PKPA- Para calon pengacara mengikuti PKPA yang diselenggarakan DPD KAI Jateng di Hotel Lor In, Jumat (11/12/2020). (suaramerdekasolo.com/Ris)

*25 Calon Pengacara Ikuti PKPA

SOLO,suaramerdekasolo.com– Untuk mewujudkan pengacara berkualitas dalam membela masyarakat, DPD Kongres Advokat Indonesia (KAI) Jateng menggembleng 25 calon advokat di Hotel Lor In, Jumat (11/12/2020).

Sebanyak 25 calon advokat mengikuti Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) sebelum resmi menjadi pengacara.

Penyelenggaraan kegiatan tersebut tentu mengedepankan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.

“Kami sengaja membatasi penyelenggaraan PKPA di masa pandemi saat ini. Disamping jumlah PKPA terbatas, kami juga mengedepankan kualitas dibandingkan dengan kuantitas,” tegas Ketua DPD KAI Jateng, Asri Purwanti.

Dia menambahkan bagi calon yang lulus PKPA, Ujian akan terus diangkat sumpah oleh organisasi untuk menuju Sumpah di Pengadilan Tinggi (PT). Setelah disumpah advokat tersebut tidak dilepas begitu saja akan tetapi akan terus diajak praktek langsung dalam sidang di pengadilan, dilatih sampai bisa mandiri untuk jadi advokat yang handal dan berkualitas, bermartabat. Mereka akan mendapat kesempatan magang dalam menangani perkara baik legitasi maupun non legitasi.
“Kantor kami siap digunakan untuk pengembangan potensi calon advokat yang telah lulus dari PKPA hingga nantinya sampai dilantik dan disumpah menjadi pengacara,” jelas pengacara senior di Kota Bengawan tersebut.

Adapun Ketua DPP KAI, Aprillia Supaliyanto mengemukakan, penyelenggaraan PKPA bertujuan untuk mewujudkan pelayanan hukum kepada masyarakat. Pasalnya, masih banyak masyarakat yang membutuhkan layanan hukum namun belum terwadahi secara maksimal.

“Melalui penyelenggaraan PKPA, kami berkepentingan untuk melahirkan advokat baru. Namun, tidak hanya sebatas itu. Lebih kepada memberikan layanan bantuan hukum kepada masyarakat. Inilah, cara kami dalam memberikan layanan hukum untuk mencetak advokat baru yang kompeten,” tandas Aprillia usai menyampaikan materi PKPA bagi 25 peserta.

Pimpinan KAI Pusat itu berharap, calon advokat yang nantinya dilantik mampu memberikan layanan hukum kepada masyarakat guna tegaknya keadilan. 

Salah satu pemateri lainnya, Rektor Undaris Dr Drs Hono Sejati SH Mhum mengharapkan bagi advokat setelah disumpah harus banyak belajar agar tidak ketinggalan dengan perkembangan hukum saat ini. 

“Seorang advokat tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi harus peduli kepada kondisi masyarakat  dan harus bisa menjadi pendamping dan memiliki jiwa sosial,” terang mantan hakim yang sudah puluhan tahun mengabdi untuk negara tersebut. (Ris)

Editor : Budi Sarmun

1 KOMENTAR

Tinggalkan Pesan