Target Masuk 10 Besar Porprov 2022, Karanganyar Segera Seleksi Atlet

0
porprov-karanganyar
PERHATIAN : Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Karanganyar Agus Cipto Waluyo menyerahkan dana insentif kepada sejumlah atlet dan pelatih di rumah dinas Bupati Karanganyar, Senin (14/12/2020). (suaramerdekasolo.com/dok)

KARANGANYAR, suaramerdekasolo.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Karanganyar akan segera menyeleksi atlet yang bakal dikirim ke helatan Porprov Jateng 2022 di Pati Raya.

Awal tahun 2021, KONI akan tancap gas untuk menyeleksi atlet-atlet potensial, yang diharapkan bisa mendulang prestasi di ajang empat tahunan tersebut.

Terlebih, Karanganyar ditarget bisa masuk ke peringkat 10 besar pada Porprov Jateng 2022, setelah terpuruk di peringkat ke-29 dari 35 peserta dalam ajang Porprov Jateng 2018 lalu.

“Kami akan segera mendata atlet dan pelatih, untuk diseleksi mengikuti Porprov 2022. Dipetakan, mana yang potensial. Karena targetnya, Karanganyar bisa masuk peringkat 10 besar. Target ini harus diamankan,” kata Ketua KONI Karanganyar Sumarno, ditemui usai penyerahan dana insentif kepada sejumlah atlet dan pelatih di rumah dinas Bupati Karanganyar, Senin (14/12/2020).

Menurutnya, sarana dan prasarana di Karanganyar dinilai cukup dan mumpuni untuk berlatih para atlet, demi meningkatkan prestasi.

“Sarana prasarana cukup. Tinggal menggenjot atlet, sekaligus mendukungnya dari sisi pembiayaan. Sehingga hasilnya lebih optimal,” jelasnya.  

Saat ini, ada 12 cabang olahraga (cabor) yang dinilai potensial mendulang medali. Yakni senam, paralayang, petanque, pencak silat, gulat, taekwondo, panahan, gantole, softball, binaraga, cricket dan basket.

Cabor itu pula yang memberi kontribusi medali pada Porprov 2018, yakni 4 emas, 9 perak dan 21 perunggu.

Sementara itu, terkait dana insentif yang diberikan, Sumarno menyebutkan ada 48 atlet dan 12 pelatih yang menerima. Besarnya Rp 200 ribu per bulan untuk pelatih dan Rp 150 ribu per bulan untuk atlet.

Atlet dan pelatih yang menerima adalah mereka yang mengikuti Porprov 2018 dan mendapatkan medali. “Pencairan kali ini untuk delapan bulan rapel, antara Mei-Desember,” tuturnya.

Dana tersebut, merupakan bentuk perhatian dari Pemkab Karanganyar terhadap atlet dan pelatih yang telah menorehkan prestasi. “Memang masih kecil. Tapi ke depan akan diatur, berapa insentif yang diberikan, berdasarkan torehan prestasi. Apalagi sekarang Karanganyar sudah mempunya Perda Olahraga,” imbuhnya. (Irfan)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan