Siswa SMPN 2 Klaten Gelar LDK Jurnalistik, Kembangkan Kemampuan Siswa dalam Menulis

0
LDK-Jurnalism-of-Espero
TULIS BRITA : Peserta LDK Jurnalism of Espero sedang berlatih membuat berita di Gedung Ganesa SMPN 2 Klaten, Rabu (16/12/2020).(suaramerdekasolo.com/Merawati Sunantri)

KLATEN,suaramerdekasolo.com – Puluhan SMP Negeri 2 (Espero) Klaten mengikuti Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) di Gedung Ganesa di komplek sekolah setempat, Rabu (16/12/2020). Kegiatan bertema ‘’Lengkapi Bekal Masa Depanmu Dengan Jusnalistik’’ itu ingin mengembangkan kemampuan siswa dalam menulis.

Acara yang dibuka Kepala SMPN 2 Klaten Ismadi, S.Pd, MM itu akan berlangsung dua hari, 16-17 Desember 2020. Pesertanya adalah pengurus dan anggota Journalism of Espero (JoE) masa bakti 2020-2021, yang terdiri atas siswa kelas VII dan VIII.

‘’Journalism of Espero Klaten menjadi wadah efektif untuk pengembangan diri dalam bidang jurnalistik di SMPN 2 Klaten. Siswa bisa manfaatkan waktu luang di rumah secara positif, salah satunya melalui menulis,’’ kata Ismadi didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Tonang Juniarta, S.Pd, M.Or.

Ada dua narasumber yang didatangkan dalam kegiatan itu, yakni jurnalis Suara Merdeka, Merawati Sunantri, S.IP yang mengulas pengenalan dasar-dasar jusnalistik dan Heru Just S.Pd.Jas. dari Klaten Photograph yang mengisi materi tentang fotografi.

Kepada para peserta, nara sumber tak hanya memberikan materi berupa teori pembuatan karya jurnalistik. Berita harus ringkas, lugas, hemat kata, jujur dan independen serta berimbang. Dala melaksanakan tugas, wartawan juga terikat dengan kode etik jurnalistik.

Nara sumber juga membagikan kisah dan pengalamannya saat menjalankan tugas jusnalistiknya, seperti saat peliputan bencana gempa dahsyat tahun 2006 yang merobohkan ribuan rumah dan merengut sekitar 1000 jiwa di Klaten.

Sementara itu, Journalism of Espero (JoE) Klaten berada di bawah binaan Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas Espero Klaten, Tonang Juniarta. Organisasi ini mewadahi siswa yang mempunyai minat di bidang jurnalistik.

Kegiatan tersebut ingin memotivasi peserta dalam pengembangan kemampuan di bidang jurnalistik. Awalnya memang tidak mudah untuk menuangkan data dan fakta dalam tulisan, tapi dengan latihan terus menerus akan terbiasa.

‘’Ingat tidak boleh pesimis, harus selalu optimis. Orang miskin bisa sukses, dengan usaha dan kerja keras. Jangan bangga jika kaya karena orang tua, siapkan dirimu, bekali masa depanmu. Manfaatkan internet dan sosial media dengan baik dan positif,’’ kata Ismadi.

Di akhir pemberitan materi, peserta diminta untuk membuat berita dari acara LDK yang mereka ikuti. Salah satu peserta diminta membacakan berita tulisannya, kemudian secara langsung diberikan pemahaman tentang penerapan 5W 1 H (what, when, where, who, why, how) dalam penulisan berita.(Merawati)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan