10 Negara Ikuti ISETH UMS 2020 Secara Online

0
Prof-Dr-Waluyo-Adi-Siswanto
FOTO DIRI : Prof Dr Waluyo Adi Siswanto

*Masa Pandemi Budaya Akademik Tetap Berjalan

SOLO, suaramerdekasolo.comUniversitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) lagi punya gawe yakni mengadakan kegiatan International Summit On Science Technology and Humanity (ISETH).

Acara yang berlangsung di akhir tahun 2020 tersebut, dilaksanakan secara online mulai Senin-Selasa (15-16/12/2020). Konferensi Internasional yang digelar secara rutin di setiap akhir tahun di UMS tersebut menurut Assoc Prof Dr Waluyo Adi Siswanto selaku ketua panitia sebagai budaya akademik yang tetap harus berjalan.

”Meskipun saat ini masih dilanda pandemi covid-19, tapi kegiatan akademik, agenda konferensi harus tetap dilaksanakan,” terangnya.

Baca : Ribuan Wisudawan UMS Jalani Rapid Test

Ditambahkan Waluyo Adi Siswanto, dalam ISETH tahun ini, terbagi dalam 5 kategori dari berbagai disiplin ilmu yang dikonferensikan.

Pertama ada International Conference On Learning And Advanced Education (ICOLAE), International Conference On Health And Well Being (ICHWB), International Conference On Community Empowerment And Engagement (ICCEE).

Ketiga konferensi tersebut dilaksanakan pada Rabu, 16 Desember 2020.

Kemudian, konferensi berikutnya ada juga Mechanical Engineering Science and Technology (MEST). International Conference on Advanced Materials Science (ICOAMS). Keduanya konferensi tersebut sudah dilakukan pada Selasa hingga Rabu, 8-9 Desember 2020.

”Semuanya dilakukan fully online. Jadi pembicara, reviewers, peserta, tidak perlu datang ke UMS, bisa mengikuti acara dari rumah masing-masing,” terang salah satu Guru Besar UMS itu.

Baca : Prodi Ilmu Komunikasi UMS Jalani Akreditasi Secara Online

Dalam konferensi dengan berbeda kategori itu, ada 4 pembicara kunci yaitu Prof Dr Bill Atweh, Ph.D.
dari Philippine Normal University, Philippines. Kemudian Dr. Karthikeyan Kandan dari De Montfort University, United Kingdom dan ketiga Dr. Surindar K. Dhesi dari University of Birmingham, United Kingdom. Sedangkan dari UMS adalah Agus Ulinuha, Ph.D.

Adapun dalam Konferensi Internasional tersebut, ada sekitar 161 peserta dari dalam negeri maupun dari luar negeri. “Dari dalam negeri, pesertanya perwakilan dari Sabang sampai Merauke. Sedang dari luar negeri, peserta berasal dari Malaysia, Vietnam, Filipina, Thailand, Korea, China, Iraq, Australia dan dari United Kingdom (UK)” terang Waluyo.

Dia menambahkan, adanya konferensi tersebut bisa menambah jaringan dan wawasan bagi peserta. Selain itu, tidak hanya jadi sarana presentasi hasil penelitian, namun juga sebagai media publikasi jurnal ilmiah. Setelah jurnal yang ditulis para presenter direview dan didiskusikan dalam konferensi, selanjutnya akan dipublikasikan ke pengelola jurnal yang bereputasi, baik nasional maupun internasional seperti Scopus.

Baca : Belajar di Rumah Tanpa Inovasi Bisa Stres, Kenapa Ya?

Bertajuk “Reinventing Science, Technology and Humanity for the New Future”, Konferensi Internasional yang telah berlangsung, bertujuan untuk memberikan wadah bagi para peneliti dan akademisi untuk berbagi karya penelitiannya dengan sesama dan bertemu dengan dosen serta peneliti dari institusi lain serta memperkuat kolaborasi dan jejaring antar sesama peserta melalui konferensi online virtual.

”Keynote speaker, reviewer atau ahli teknis dan peserta berasal dari banyak Negara. Tidak hanya dari banyak kota di Indonesia, tetapi juga dari Malaysia, Thailand, Korea Selatan, Cina, Vietnam, Irak, Australia, Arab Saudi dan Inggris Raya. Konferensi ini sebagai tempat yang ramah untuk menjalin jaringan dan mengembangkan pengetahuan melalui teknologi online,” kata Waluyo Adi Siswanto mengakhiri pernyataannya, Jumat (18/12). (Sri Hartanto)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan