Muncul Klaster Baru dari Pasien Gangguan Jiwa di Boyolali

0
kasus-corona
FOTO ILUSTRASI

BOYOLALI,suaramerdekasolo.com – Di tengah upaya jajaran terkait mengatasi penyebaran Covid-19, muncul klaster baru yang harus diwaspasdai. Yaitu, klaster Panti Budi Makarti.

Menurut Aditya Deni Nugroho, relawan Satgas Covid-19 Desa Karanggeneng, Kecamatan Boyolali Kota, Panti Budi Makarti merawat orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Disana, ditemukan adanya puluhan ODGJ yang positif Covid-19.

Kejadian bermula pada Rabu (16/12), ketika pihak panti merujuk enam pasien yang kondisinya parah akibat Covid-19. Lima pasien dirujuk ke RSU Dr Muwardi Solo dan satu pasien ke RSJ Solo. Kemudian, dua pasien yang dirujuk ke RSU Dr Muwardi meninggal dunia.

“Dari kejadian itu, kami bersama jajaran terkait lalu mencoba untuk mengetahui kondisi riil pasien di Panti Budi Makarti,” katanya, Rabu (30/12).

Diketahui ada 140 warga panti yang mayoritas berasal dari luar Boyolali. Dari pengecekan, diketahui ada sejumlah warga panti yang memiliki gejala Covid-19, terutama di Bangsal Mangga yang berisi 35 pasien.

“Dari jumlah itu, satu pasien dirujuk ke rumah sakit di Yogya karena permintaan keluarga dan kini kondisinya sudah membaik.” Karena penghuni bangsal Mangga adalah kontak erat, lalu diadakan rapid antigen. Hasilnya, 25 pasien positif. Kemudian, 106 pasien lainnya juga dilakukan rapid tes antigen dan diketahui enam orang reaktif positif.

“Tak hanya itu saja, rapid tes antigen juga dilakukan terhadap 40 karyawan panti, ternyata tiga diantaranya diketahui positif.”

Untuk pasien yang dinyatakan positif, sudah dipisahkan di ruangan yang berbeda. Bahkan, pihaknya sudah minta izin untuk emmanfaatkan gedung PGRI. Namun, akhirnya isolasi mandiri masih bisa dilakukan di gedung panti.

“Persoalannya, untuk memindahkan pasien panti bukan hal mudah. Harus ada kecocokan teman.”

Terpisah, Kepala Dinkes Boyolali, Ratri S Survivalina menyatakan, pihaknya terus memantau penanganan klaster Panti Budi Makarti. Diharapkan, penanganan yang tepat bersama petugas panti, bisa segera mengatasi penyebaran Covid-19. (Joko Murdowo)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan