33 Satgas dari Polri Jadi Korban Covid-19

0
corona-polri

*218 Anggota OTG Terkonfirmasi Positif

SEMARANG, suaramerdekasolo.com– Ditengah upaya Polri menjalankan satuan tugas (Satgas) untuk mencegah penyebaran Covid-19, namun ada juga yang menjadi korban.

Diungkap Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi, setidaknya ada 33 anggota di jajaran Polda Jateng telah meninggal dunia akibat terinfeksi virus Covid-19.

Para anggota yang meninggal, lanjut Kapolda, diantaranya sebagai satgas yang turut membantu penanganan Covid-19 di tengah masyarakat.

Secara gamblang Jenderal Bintang Dua tersebut juga menegaskan ada 218 anggota polisi tanpa ada gejala atau OTG terkomfirmasi positif Covid-19, namun semuanya sudah sembuh.

Lebih jelas Ahmad Luthfi menambahkan, bahwa sepanjang terjadi pandemi, anggota yang terpapar berada di sejumlah daerah. Adapun anggota yang terpapar ada yang menjalani perawatan di rumah sakit kepolisian, ada juga yang menjalani isolasi mandiri. Mereka statusnya Orang Tanpa Gejala (OTG).

Ditambahkan Kapolda, dari 350.000 anggota yang menjalani tugas di lapangan tentu mendapat bekal yang lengkap, seperti diberi vitamin dan handsanitizer. Bahkan rapid test dan swab secara berkala.

“Anggota yang di lapangan sudah dilengkapi gembolan, bawaan berupa tas. Didalamnya ada vitamin, masker, handsanitizer dan menerapkan protokol kesehatan, namun masih ada yang terpapar,” jelasnya.

Meski terungkap ada puluhan anggota meninggal dunia dan pandemi ini masih terus terjadi Kapolda berharap kepada kapolres-kapolres yang berada di daerah untuk berkomitmen menjaga kesehatan anggotanya dengan ekstra ketat. Dan memberikan vitamin yang cukup hingga memiliki penanggkal Covid-19 baik obat maupun empon empon.

Dijelaskan juga oleh Kapolda, bahwa dimasa pandemi seperti ini, kasus terkonfirmasi covid-19 ada 89.695 hingga tanggal 28 Desember 2020.

” Meninggal dunia 663 orang, kasus suspek 10.933, sembuh 73.611,” jelasnya dalam press rilis di Gedung Borobudur Polda Jateng, Rabu (30/12/2020).

Dari jumlah total tersebut, Kapolda didamping Wakapolda, Brigjen Pol Abiyoso, Kabid Humas, Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna juga membeberkan daerah yang paling tinggi terkonfirmasi berada di Kota Semarang. Disusul urutan dibawahnya yakni Magelang, Kendal, Kebumen, Jepara, dan Kudus. Selanjutnya disusul kota lainnya seperti Kota Solo urutan 19, dan terakhir jumlah terendah yakni Kota Salatiga. (Sri Hartanto)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan