Menggiurkan, Harga Lobster Mencapai Rp 500.000/Kg

0
lobster-wonogiri
MENANGKAP LOBSTER : Seorang nelayan berdiri di atas tebing karang untuk menangkap lobster di Pantai Sembukan, Desa/Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri, baru-baru ini. (suaramerdekasolo.com/Khalid Yogi)

WONOGIRI,suaramerdekasolo.com – Harga lobster dari tangan nelayan di Pantai Paranggupito, Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri semakin meningkat. Bahkan, lobster jenis hijau pasir kini dihargai hingga Rp 500.000 per kilogram.

Yato (50) seorang nelayan tradisional dari Desa/Kecamatan Paranggupito mengatakan, harga lobster bervariasi sesuai jenis dan ukurannya. “Lobster hijau ukuran 150 gram ke atas, harganya Rp 500.000 per kilogram,” katanya, baru-baru ini.

Adapun lobster batu ukuran 200-450 gram dihargai Rp 280.000 per kilogram. Sedangkan lobster batu ukuran 500 gram ke atas dihargai Rp 330.000 per kilogram.

Baca : 7 Hewan Air yang Memiliki Kemampuan Luar Biasa

Lobster tersebut dihargai tinggi karena cukup sulit untuk mendapatkannya. Para nelayan harus terlebih dahulu mencari umpan berupa usal atau sejenis kerang-kerangan di antara karang tepi pantai.

Selanjutnya usal dan kerang-kerangan itu dipasang di krendet yang merupakan rangkaian jaring perangkap lobster.

Para nelayan kemudian menaiki tebing-tebing pantai. Mereka melemparkan krendet ke laut lalu membiarkannya semalaman. Krendet baru diangkat keesokan paginya. “Krendet dipasang jam lima sore. Lalu diambil lagi jam lima pagi,” ujarnya.

Kalau beruntung, seorang nelayan bisa mendapatkan empat atau lima lobster dari perangkap yang mereka pasang. Namun, tidak jarang mereka pulang dengan tangan hampa.

Baca : 9 Pospam Nataru Disiapkan untuk Rapid Test Antigen

Suparyo (40) nelayan lainnya menambahkan, para bakul atau tengkulak datang sendiri ke kampungnya untuk membeli lobster. “Kalau dapat tinggal panggil saja. Hampir setiap hari (pembeli) datang ke sini,” ujarnya.

Lobster-lobster itu kemudian dikirim ke berbagai kota, seperti Yogyakarta dan Jakarta. Ketika dibawa, lobster harus ditaruh pada media yang kering dan dicampur serbuk kayu. Tujuannya agar lobster tetap bertahan hidup sampai tujuan. (Khalid Yogi)

Baca : Sambut Tahun Baru, Kawasan Malioboro Yogyakarta Berbenah

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan