Aktivis Sungai Dukung Polres Tindak Tegas Pembuang Bangkai

0
polres-klaten-aktivis-sungai
DUKUNG POLRES : Koordinator relawan dan komunitas peduli sungai Danang Heri Subiyantoro menyerahkan pernyataan sikap kepada Kasat Reskrim AKP Andryansyah di Mapolres, Rabu (6/1/2021).(suaramerdekasolo.com/Merawati Sunantri)

KLATEN,suaramerdekasolo.com – Puluhan relawan dan aktifis peduli sungai di Klaten mendatangi Mapolres Klaten, Rabu (6/1/2021). Mereka membacakan pernyataan sikap dan mendukung langkah Polres untuk menindak tegas pelaku pembuang bangkai babi di sungai.

Relawan berkumpul di depan Masjid Polres sekitar pukul 13,00 WIB, kemudian 5 orang perwakilan relawan diterima Kasat Reskrim Polres Klaten AKP Andryansyah Rithas Hasibuan di ruang pertemuan, didampingi Kasubbag Humas Iptu Nahrowi dan anggota.

Koordinator relawan, Danang Heri Subiyantoro mengatakan, aksi tersebut didasari keprihatinan pada perilaku sebagian orang yang tega membuang bangkai babi di sungai di Jatinom dan Kali Lunyu, Klaten Tengah.

Baca : Bau RUM Menyengat Lagi, Masyarakat Diminta Layangkan Aduan

‘’Relawan ini tidak dibayar rela bersih-bersih sampah sungai untuk mengantisipasi banjir, kok ada yang tega membuang bangkai babi. Kami mendukung langkah Polres untuk menindak pelakunya,’’ tegas Danang kepada wartawan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh relawan, babi yang dibuang di sungai mati karena virus flu afrika. Pembaungan bangkai di sungai berpeluang menularkan virus, karena banyak relawan melakukan giat bersih sungai dan banyak ternak yang minum di sungai.

Aktifis Sekolah Sungai Klaten Arid Fuad Hidayah menambahkan, langkah cepat Polres Klaten bisa memberi rasa aman di masyarakat, karena kasus pembuangan bangkai babi di sungai memang meresahkan.

‘’Dengan membawa kasus ini di jalur hukum, diharapkan bisa memberi efek jera agar ke depan masyarakat lebih bijaksana dalam memperlakukan sungai yang merupakan sumber kehidupan,’’ ujar dia.

Baca : Bupati Akan Divaksin Pertama Bersama Sejumlah Tokoh

Relawan menitip pesan kepada Kapolres Klaten AKBP Edi Suranta Sitepu agar ada pembentukan Satuan Tugas untuk mengantisipasi dan menangani bila terjadi hal-hal seperti ini.

Kasat Reskrim AKP Andryansyah mengatakan, polisi mendapat informasi tentang bangkai babi dari media sosial dan langsung melakukan penyelidikan. Kini terduga pelaku sudah ditangkap.

‘’Terduga pelakukan sudah kami tangkap dan dia sudah mengakui perbuatannya, memang dia yang membuang bangkai di sungai. Prosesnya sudah selesai dan besok (Kamis) kasus akan disidangkan di PN Klaten,’’ tegas dia.

Dalam menangani kasus tersebut, Polres mengumpulkan barang bukti, keterangkan saksi dan meminta keterangan saksi ahli dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta dari Bidang Peteranakan Dinas Pertanian, Ketahanan Pengan dan Perikanan Klaten.

‘’Dari keterangan ahli, kasus ini dijerat dengan Perda K3. Kasusnya bisa segera disidang. Diharapkan, penegakkan ini bisa menjadi pelajaran bagi yang lain, agar tak membuang bangkai hewan di sungai. Soal pembentukan Satgas akan kami sampaikan ke Kapolres,’’ ujar dia.(Merawati)

Baca : Tiga Ton Garam Palsu Diungkap Polres Wonogiri

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan