Kapolda Jateng : Tak Ada Pengamanan untuk Kepulangan Ustad Abu Bakar Ba’asyir

0
kapolda-jateng
KETERANGAN : Ba'asyir, ditegaskan Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi membeirkan keterangan pers saat menghadiri latihan gabungan Polri dan TNI dalam lomba menembak di Markas Brimob Kompi III Detasemen C Pelopor Polda Jateng, Gunung Kendil, Boyolali. (suaramerdekasolo.com/Sri Hartanto)

BOYOLALI, suaramerdekasolo.com– Kepulangan Ustad Abu Bakar Ba’asyir setelah selesai menjalani hukuman, tidak ada pengamanan secara khusus.

Sebab kepulangan Ustad Abu, tidak ada penyambutan dan sudah ada maklumat dari keluarnya bahwa tidak acara penyambutan.

Pengamanan khusus atas kepulangan Abu Bakar Ba’asyir, ditegaskan Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi tidak ada. Jenderal Bintang Dua tersebut mengatakan dengan singkat, bahwa pengamanan hanya dilakukan biasa saja. Apalagi keluarga telah membikin maklumat tidak ada penyambutan.

Pernyataan itu dikemukakan Kapolda usai membuka latihan gabungan Polri dan TNI dalam lomba menembak di Markas Brimob Kompi III Detasemen C Pelopor Polda Jateng, Gunung Kendil, Boyolali.

“Nggak ada pengamanan khusus, biasa saja. Jadi kita hanya mengatur dan melakukan penjagaan saja. Karena dari yang punya hajat atau yang punya rumah dari keluarga sudah bikin maklumat yang berupa himbauan agar masyarakat tidak datang untuk melakukan penjemputan,” tegasnya.

Diterbitkannya maklumat tersebut tujuannya untuk mengantipasi dan menjaga kesehatan Ustad Abu serta untuk menjaga lingkungan Pondok Pesantren Al- Islam Ngruki, tempat kediaman Ustad Abu.

Maklumat juga untuk mencegah kerumunan serta untuk mematuhi protokol kesehatan di masa pandemi untuk keselamatan bersama.

Lebih lanjut, Perwira Tinggi Polri itu juga menjelaskan maklumat dari keluarga Ustad Abu ini telah diberitakan di sejumlah media, sehingga masyarakat dapat memahaminya.

“Dalam pengamanan Ustad Abu, jajaran TNI Polri melibatkan anggota secukupnya. Karena memang tidak ada sesuatu yang luar biasa,” jelas Kapolda didampingi Kasdam IV/Diponegoro, Brigjen TNI Widi Prasetijono usai membuka lomba menembak gabungan antara TNI Polri di Markas Brimob Gunung Kendil, Boyolali, Kamis (7/1/2021). (Sri Hartanto)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan