Kasus Penembakan Bos Tekstil Makin Memanas

0
penembakan-solo2
DIAMANKAN- Tersangka penembakan Bos Tekstil, Indriati yakni Lucas Jayadi saat ditangkap dan diamankan di Polresta Surakarta, awal Desember 2020. (suaramerdekasolo.com/Sri Hartanto)

*Tersangka Gugat Polisi

SOLO,suaramerdekasolo.com – Kasus penembakan terhadap Bos Tekstil Duniatex, Indriati (72) makin gayeng. Perkara tersebut tak hanya diproses secara hukum oleh Polresta Surakarta, namun perkaranya berbuntut di Pengadilan Negeri (PN) Solo. Sebab Lukas Jayadi (72) yang menjadi tersangka penembakan melalui kuasa hukumnya mengajukan gugatan praperadilan. Sidang yang berlangsung pada Rabu (13/1), penyidik Polresta Surakarta sebagai termohon menyampaikan jawaban atas gugatan dari pemohon praperadilan.

Penyidik Polresta sebagai termohon bersikukuh bahwa proses penanganan kasus penembakan sudah sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Kami telah melakukan pemeriksaan sesuai dengan fakta di lapangan. Jika mereka (pihak pemohon-red) mengajukan pra-peradilan itu hak mereka. Yang jelas, kami tetap bersikukuh atas penanganan kasus yang telah berjalan hingga kasus tersebut sudah pada tahap pelimpahan tahap 1 yakni pelimpahan berkas perkara ke Kejari Surakarta,” terang Advokat Muda Bidkum Polda Jateng, Kompol Priyono mewakili termohon.

Baca : Tersangka Penembakan Bos Tekstil Ajukan Gugatan Praperadilan

Perihal praperadilan ditempuh pemohon dengan alasan bahwa soal penangkapan tersangka maupun penggeledahan dirumah tersangka tidak disertai surat resmi, hal itu, menurut Priyono sah- saja apa yang disampaikan pemohon dalam pendapatnya.

Terpisah, Kuasa Hukum Lukas Jayadi, Sandy Nayoan SH dan Hendriyatna SH menjelaskan bahwa upaya praperadilan dimaksudkan untuk menguji sah atau tidaknya tahap penangkapan, pemeriksaan, penggeledahan, penyitaan barang bukti (BB) hingga penetapan kliennya sebagai tersangka. “Nah untuk menguji materi perkara nanti majelis hakim yang akan memutuskan,” tandas Aktor Film yang juga sebagai pengacara tersebut.

Sandy Nayoan juga mempertanyakan sejumlah kejanggalan yang dilakukan penyidik selaku termohon dalam menangani kkiennya. Hanya saja, hal itu, kata Sandy, akan diungkap dalam persidangan.

“Ada beberapa kejanggalan yang kami lihat. Mulai dari penangkapan, penahanan, penyitaan hingga penggeledahan. Semua itu akan kami uji di persidangan,” jelas Sandy.

Baca : Beredar Akun Facebook Bupati Klaten Palsu

Seperti diberitakan sebelumnya, awal Desember 2020, di gudang sarang burung walet, tepatnya di Jalan Monginsidi, Banjarsari, Lukas Jayadi melakukan penembakan terhadap Mobil Alphard yang ditumpangi Bos Tekstil Duniatex, Indriati.

Berdasar hasil olah TKP yang dilakukan petugas, terdapat delapan tembakan yang mengenai mobil mewah tersebut diantaranya di bagian bodi mobil maupun mengenai bagian kaca. (Sri Hartanto)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan