Keliling kota Solo, Rombongan DPRD Jajal Fasiltas Batik Solo Trans

0
komisi-III-dprd-solo
FOTO BERSAMA : Rombongan angota DPRD Surakarta berfoto bersama sejenak saat menjajal Batik Solo Trans. (suaramerdekasolo.com/dok)

SOLO,suaramerdekasolo.com – Batik Solo Trans (BST) dengan layanan yang baru sudah beroperasi dan mengantar warga Solo sekitarnya sejak awal tahun ini. Jenis pelayanan BST tetap sama seperti awal diluncurkan pada 2010 semasa pemerintahan Wali Kota Joko Widodo.

Namun, pada 2020 dan 2021 ini BST sudah membuka trayek baru, salah satunya dengan model lawan arah (contra flow) di Jalan Slamet Riyadi Solo.

Baca : Jadi Tren, Harga Katak Porang Menyentuh Rp 300.000/Kg

Beberapa waktu lalu anggota DPRD Kota Surakarta, utamanya Komisi III menjajal layanan transportasi massal ini. Dimulai dari depan kantor DPRD Jalan Adi Soemarmo (koridor IV), rombongan dewan ini naik BST menuju Terminal Tirtonadi Solo hingga menuju terminal Palur Karanganyar.

Bus kembali berjalan dan kali ini menyusuri jalan lawan arah Slamet Riyadi hingga menuju Kartasura. Para wakil rakyat ini otomatis memanfaatkan sejumlah koridor BST dengan jalur-jalur yang berbeda itu

Ketua Komisi III DPRD Kota Surakarta, YF Sukasno mengakui layanan BST ini nyaman dan aman. Menurutnya pemerintah sudah menyediakan fasilitas transportasi massal yang amat dibutuhkan masyarakat.

“Busnya bagus nyaman dan aman. Besok pembayaran bisa menggunakan kartu, tinggal tempel” katanya bersama Ketua DPRD Surakarta Budi Prasetyo.

Baca : Menggiurkan, Harga Lobster Mencapai Rp 500.000/Kg

Ketua Fraksi PDI Perjuangan Kota Surakarta ini berharap warga Solo bisa menikmati layanan bus ini, sehingga dengan begitu akan mengurangi volume kendaraan di jalan.

Sementara Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Masyarakat Transporyasi Indonesia Pusat, Djoko Setijowarno menambahkan,Kota Surakarta berupaya menata transportasi kotanya.

Baca : Tim Sapu Jagad Polres Boyolali Bekuk Kawanan Geng Motor

Political will dan komitmen kuat para Wali Kota Surakarta telah menjadikan beragam transportasi umum beroperasi di Surakarta, seperti KA Batara Kresna, Bus Trans Jateng, Batik Solo Trans. Juga menata jalur sepeda dan fasilitas pejalan kaki. Integrasi fisik, jadwal, pembayaran dan layanan dapat semakin disempurnakan,” kata akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata ini. (Budi Santoso) Editor : Sri Hartanto

Tinggalkan Pesan