Kagama Gabungkan Konsep Wisata dan Buah-buahan di Desa Pucung

0
kagama pucung wonogiri
BIBIT TANAMAN : Wakil ketua Kagama Wonogiri Sri Wahyu Widayatto menyerahkan bibit tanaman buah-buahan kepada warga Desa Pucung, Kecamatan Kismantoro, Kabupaten Wonogiri, baru-baru ini. (suaramerdekasolo.com/Khalid Yogi)

WONOGIRI,suaramerdekasolo.com – Keluarga Alumni Gadjah Mada (Kagama) Wonogiri bersama LSM Jejaring Rakyat Miskin (Jerami) mengadakan penggalangan dana dalam rangka bakti sosial, baru-baru ini. Mereka memberi bantuan berupa bibit tanaman buah di Desa Pucung, Kecamatan Kismantoro, Kabupaten Wonogiri.

Ratna Puspitasari, fasilitator desa inklusif Kagama mengatakan, saat Bintek Desa Inklusif antara Kagama dan Kementerian Desa 26-27 November lalu terungkap, bahwa petani Dusun Gandring menjadi kelompok yang terpinggirkan karena apapun yang ditanam tidak pernah dapat dipetik hasilnya akibat serangan kera.

Untuk itu, desa tersebut harus mulai mengarah ke diversifikasi pertanian. Salah satunya menggabungkan konsep kepariwisataan dan pengembangan tanaman buah. Tanaman buah juga perlu ditanam untuk menyediakan pakan bagi kera agar tidak menyerang tanaman warga. “Di samping menanam buah-buahan yang tidak disukai kera, buah-buahan itu juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat,” katanya.

Adapun buah-buahan yang ditanam, antara lain duwet putih, nangka madu, nangka merah dan pepaya california. Bakti sosial penanaman buah-buahan dilakukan di Desa Pucung tanggal 9 Januari lalu.

Lokasi penanaman berada di Puncak Watu Adeg, Dusun Gandring RT2 RW5 desa tersebut. Lokasi ini dipilih karena cukup tinggi, sekitar 750 meter dari permukaan laut (dpl). Lokasi itu juga diproyeksikan sebagai daerah wisata. Jalan menuju lokasi telah ditata dan dihiasi berbagai tanaman bunga. Pemandangan dari puncak Watu Adeg sangat menarik dengan lereng-lereng perbukitan yang tampak seperti gelombang rapi dan menakjubkan.

Acara penanaman dihadiri perangkat Desa Pucung, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), Karangtaruna, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan tokoh masyarakat.

Co-fasilitator Satgas Desa Inklusif Kagama Sigit Rahadi bersama Wakil Ketua Kagama Wonogiri Sri Wahyu Widayatto menerangkan, aksi itu merupakan salah satu tindak lanjut dari Bintek Desa Inklusif sebelumnya. Kegiatan penanaman pohon diharapkan menjadi stimulan kepada masyarakat atau instansi lainnya untuk ikut mengembangkan konsep wisata dan buah-buahan di Desa Pucung.

Sekretaris Desa Pucung Misni berterima kasih kepada Kagama. Pihaknya akan berusaha melaksanakan program-program Desa Inklusif sehingga masyarakat Desa Pucung dapat berkembang dan sejajar dengan daerah lain.

Kaur Umum dan Perencanaan Desa Pucung Yoyok Ernowo menambahkan, tanaman buah-buahan itu dapat mengurangi serangan kera. Pemerintah desa khususnya warga Dusun Gandring akan menindaklanjuti dengan pemetaan Watu Adeg sebagai calon lokasi wisata alam bersama Pokdarwis. (Khalid Yogi)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan