Pondasi Arus Sungai, Pengaman Jembatan Madoh Ambrol

0
Jembatan-Madoh-Boyolali
AMBROL: Kondisi pengaman Jembatan Madoh Boyolali yang ambrol akibat gerusan air sungai. (suaramerdekasolo.com/Joko Murdowo)

BOYOLALI,suaramerdekasolo.com – Pondasi pengaman Jembatan Madoh, Desa Sumur, Kecamatan Tamansari ambrol karena tergerus air. Jembatan pun ditutup untuk mobil karena dikhawatirkan badan jembatan ikut roboh.

Ambrolnya pondasi jembatan penghubung antar desa ini terjadi pada Rabu (13/1) malam karena tingginya debit air sunai di bawahnya. Apalagi, beberapa waktu terakhir intensitas hujan sangat tinggi.

“Karena kondisinya cukup berbahaya, hanya sepeda motor yang diperbolehkan melintas,” ujar Paryadi (45) warga setempat.

Baca : PR untuk Kapolri Menggunung

Dijelaskan, sebelum kejadian, hujan turun deras yang terus menerus dari sore hingga malam hari. Sekitar pukul 21.00, warga pun kaget karena terdengar suara menggelegar sangat keras dari arah jembatan.

Warga tidak mengira pondasi jembatan ambrol karena air sungai deras dan kondisi gelap. Baru pagi harinya, warga tahu. Warga pun berharap jembatan tersebut segera diperbaiki karena jembatan itu merupakan penghubung antar desa Sumur ke desa Lanjaran.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Kabupaten Boyolali, Budi Wahyono mengaku sudah mendapat laporan dari Pemerintah Desa (Pemdes) Sumur. Dari hasil pengecekan, jembatan tersebut tidak layak dilewati kendaraan.

Baca : Kasus Penembakan Bos Tekstil Makin Memanas

“Kalau abutmentnya masih aman, cuma kondisinya mengawatirkan. Ini yang runtuh kan pengamannya, kendaraan roda dua masih bisa melintas,” katanya, Kamis (14/1/2021).

Sementara Kepala Desa Sumur, Siti Prihatin mengungkapkan Jembatan Madoh dibangun pada tahun 2006 lalu. Jembatan tersebut  merupakan akses utama bagi warga Sumur, Jemowo dan Sangup menuju Boyolali Kota.(Joko Murdowo)

Baca : Beredar Akun Facebook Bupati Klaten Palsu

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan